GROBOGAN, GEMADIKA.com – Gedung Paripurna DPRD Kabupaten Grobogan menjadi saksi pelaksanaan Rapat Paripurna DPRD ke-29, yang digelar mulai pukul 09.20 hingga 11.35 WIB. Agenda utama rapat adalah mendengarkan pidato Presiden Republik Indonesia dan Ketua DPR RI pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI serta DPD RI dalam rangka peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI. Kegiatan ini diikuti sekitar 70 peserta dari berbagai unsur pemerintah dan masyarakat. Jum’at, 15/08/2025.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Bupati Grobogan Setyo Hadi, Wakil Bupati H. Sugeng Prasetyo, Ketua DPRD Kabupaten Grobogan Hj. Lusia Indah Artani, Dandim 0717/Grobogan Letkol Kav Barid Budi Susila, S.Sos, serta perwakilan Polres, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri dan Agama Purwodadi, Sekda Grobogan, jajaran OPD, para Camat, Direktur BUMD/BUMN, dan insan pers.

Kegiatan dibuka dengan sambutan oleh Ketua DPRD Grobogan, Hj. Lusia Indah Artani, sebelum memasuki sesi pengantar Sidang Tahunan MPR RI oleh Ketua MPR RI Ahmad Muzani. Dalam pidatonya, Muzani mengingatkan pentingnya bersyukur atas kemerdekaan dan menekankan bahwa kemerdekaan adalah awal dari kerja keras berkelanjutan. Ia juga menyoroti isu sosial-ekonomi, seperti kemiskinan, ketidakadilan, dan korupsi yang merusak legitimasi negara.
Muzani menyambut baik arah pembangunan pemerintah di bawah Presiden Prabowo Subianto, yang fokus pada kemandirian pangan, ketahanan energi, hilirisasi industri, pembangunan wilayah perbatasan, digitalisasi pelayanan publik, penguatan UMKM, serta Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Politik luar negeri Indonesia juga menjadi sorotan, khususnya dukungan terhadap perdamaian dan keberpihakan pada Palestina.
Selanjutnya, Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani menekankan pentingnya kedaulatan dan kekuatan rakyat, tantangan geopolitik global, serta peran strategis partai politik dalam mewujudkan harapan rakyat dan membangun fondasi negara yang kuat.

Pidato Presiden Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto menjadi puncak sidang tahunan. Presiden menegaskan prioritas pembangunan nasional, termasuk sinergi pusat-daerah, ketahanan nasional, pemberdayaan masyarakat di bidang pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial. Presiden juga menyerukan persatuan seluruh elemen bangsa, menjaga kerukunan, dan mempererat kerja sama lintas suku, agama, dan golongan demi menghadapi tantangan global.
Sidang tahunan ini tidak hanya menjadi ajang formalitas, tetapi juga platform refleksi dan perumusan langkah strategis untuk pembangunan bangsa. Selama kegiatan berlangsung, suasana rapat tetap aman, lancar, dan tertib. (Dion Pendim 0717/Grobogan)




