JAKARTA, GEMADIKA.com –  Kolesterol tinggi dikenal sebagai salah satu “pembunuh diam-diam” karena sering kali tidak menunjukkan gejala yang jelas. Namun, menurut para ahli kesehatan, dalam beberapa kasus tertentu, kondisi ini bisa menimbulkan tanda-tanda fisik yang tampak pada permukaan kulit.

Dr. Kate Kirley, seorang dokter spesialis kesehatan keluarga sekaligus Wakil Presiden Solusi Pencegahan di American Medical Association, mengungkapkan bahwa kolesterol tinggi umumnya tidak memberikan gejala awal yang bisa dirasakan penderita.

“Biasanya, tidak ada tanda-tanda peringatan bagi orang dengan kolesterol tinggi,” jelas Dr. Kirley, dikutip dari pernyataan resminya.

Meski begitu, ia menyebut ada kemungkinan munculnya gejala luar biasa pada kulit, meski kasus seperti ini sangat jarang ditemukan.

Baca juga :  Gudang Paket di Jakbar Ludes Terbakar, Warga Dengar Ledakan Bertubi-tubi Hingga Langit Berpendar

“Ada beberapa gangguan yang relatif tidak umum di mana orang bisa mengalami gejala fisik seperti lesi pada kulit mereka, tetapi itu sangat tidak umum,” lanjutnya.

Beberapa ciri yang dapat muncul pada kulit akibat kolesterol tinggi, antara lain:

  • Xanthelasma, yaitu timbunan lemak berwarna kuning pucat di bawah kulit, terutama di sekitar kelopak mata
  • Xanthoma, yakni benjolan kecil berisi lemak yang bisa muncul di bagian tubuh mana pun, seperti tangan, kaki, atau sendi
  • Kulit yang tampak lebih tebal atau berubah warna di area tertentu
Baca juga :  Hari Ini MSCI Umumkan Rebalancing, Saham BREN dan DSSA Terancam Ditendang — OJK: Jangan Panik!

Gejala ini, meski jarang, dapat menjadi indikator adanya ketidakseimbangan lipid dalam darah yang perlu diperiksa lebih lanjut melalui tes laboratorium.

Pentingnya Pemeriksaan Rutin
Karena kolesterol tinggi sering tidak menunjukkan gejala awal, Dr. Kirley menekankan pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, khususnya bagi mereka yang memiliki riwayat keluarga dengan penyakit jantung, pola makan tinggi lemak jenuh, atau gaya hidup kurang aktif.

Dengan deteksi dini, risiko komplikasi serius seperti penyakit jantung koroner, stroke, dan penyumbatan pembuluh darah dapat dicegah sejak dini.

sumber : kompas.com

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami