POLEWALI MANDAR, GEMADIKA.com –  Video viral yang memperlihatkan seorang ibu muda nekat menyebrangi sungai meluap di perbatasan Desa Tubi dan Desa Piriang Tapiko, Polewali Mandar, demi menyusui buah hatinya, menuai polemik setelah ditanggapi oleh Kepala BPBD Kabupaten Polewali Mandar.

Dalam pernyataannya, pihak BPBD menilai aksi tersebut hanya demi konten. Namun, tanggapan ini justru menuai kritik dari sejumlah aktivis karena dianggap tidak profesional.

Ketua Pemuda Pelopor Kabupaten Polewali Mandar, Mursalin Mustamin, menegaskan pihaknya menolak pernyataan Kepala BPBD yang menyebut video viral itu sebagai berita hoaks.

“Kami sebagai aktivis sosial dengan tegas tidak menerima pernyataan Kepala BPBD yang menganggap ibu muda yang menyebrangi sungai itu hoaks,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (18/9/2025).

Lebih lanjut, Mursalin menyebut sudah ada video klarifikasi langsung dari ibu muda tersebut yang membenarkan aksinya. Ia menegaskan sang ibu benar-benar nekat menyeberangi sungai demi memberikan ASI untuk anaknya, bukan untuk kebutuhan konten semata.

“Saya mengecam keras pernyataan Kepala BPBD dan stafnya yang berani mengeluarkan pernyataan tidak sesuai fakta. Tolong jangan memelintir cerita hanya demi menjaga nama baik instansi atau kepemimpinan,” sambungnya.

Mursalin juga mendesak agar Kepala BPBD Polewali Mandar meminta maaf secara terbuka kepada masyarakat, khususnya kepada ibu yang bersangkutan.(Antyka)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami