YOGYAKARTA, GEMADIKA.com – Setelah berminggu-minggu “menghilang” dari sorotan publik dan beredar kabar kabur ke luar negeri, politikus Partai NasDem Ahmad Sahroni akhirnya kembali menampakkan diri di hadapan khalayak. Kali ini, eks Ketua Komisi III DPR tersebut muncul secara virtual dalam acara Musyawarah Nasional (Munas) X Ikatan Motor Indonesia (IMI) 2025 yang digelar di Royal Ambarrukmo, Yogyakarta, Sabtu (20/9/2025).
Penampilan Misterius dengan Latar Belakang Diburamkan
Dalam video yang langsung viral di media sosial, Ahmad Sahroni tampil dengan penampilan yang cukup menarik perhatian. Pria berusia 48 tahun itu mengenakan pakaian formal berwarna putih lengkap dengan topi bundar putih yang membuatnya terlihat berbeda dari biasanya.
Yang paling mencuri perhatian, latar belakang tempat dia merekam video tersebut sengaja diburamkan – menambah misteri tentang keberadaan sebenarnya dari politikus yang sempat ramai diperbincangkan ini.
Ahmad Sahroni yang menjabat sebagai Sekretaris Jenderal IMI periode 2021-2025 memberikan sambutan melalui rekaman video dengan raut wajah serius namun tetap tenang. Sosok yang dikenal tajam di panggung nasional ini menyampaikan pesan khusus kepada jajaran pengurus dan peserta munas.
Permintaan Maaf dan Dukungan untuk Kepemimpinan Baru
Dengan nada mantap dan penuh penghargaan, Sahroni memulai sambutannya dengan memberikan salam hormat kepada para petinggi IMI.
“Yang saya hormati ketua umum 2020-2025, calon ketua umum Moreno Soeprapto, para senior, para teman-teman sejawat se-Indonesia,” kata Ahmad Sahroni dalam video yang diunggah di TikTok oleh akun fxharminanto pada Ahad (21/9/2025).
Tak lupa, ia juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadirannya secara fisik di lokasi munas yang bergengsi tersebut.
“Saya pertama-tama mengucapkan permohonan maaf, karena tidak bisa hadir secara langsung dan mengucapkan terima kasih atas kerja samanya selama ini,” ucapnya dengan tulus.
Pujian Khusus untuk Moreno Soeprapto
Dalam kesempatan langka ini, Ahmad Sahroni tidak lupa memberikan dukungan penuh kepada Moreno Soeprapto yang dianggapnya pantas memimpin IMI ke depan. Dengan antusias, ia menyampaikan harapan besarnya untuk masa depan organisasi otomotif terbesar di Indonesia.
“Saya harap, bapak Moreno yang saya banggakan menjadi ketua umum yang akan datang, makin hebat, makin luar biasa, dan tentunya IMI menjadi hebat yang super hebat,” tuturnya dengan penuh optimisme.
Pujian ini menunjukkan bahwa meski sedang dalam situasi sulit, Sahroni tetap mempertahankan komitmennya terhadap kemajuan olahraga otomotif Indonesia.
Refleksi dan Ungkapan Terima Kasih
Di penghujung sambutannya, politikus yang sempat menjabat sebagai Ketua Komisi III DPR ini menunjukkan sisi reflektif dan rendah hatinya. Ia mengucapkan rasa hormat dan terima kasih kepada seluruh pengurus IMI periode sebelumnya.
“Dan tak lupa ucapkan terima kasih dan mohon maaf, kalau memang ada kekurangan yang telah saya perbuat, baik secara langsung dan tidak langsung kepada semua pihak. Terima kasih ketua umum. Sekali lagi terima kasih semuanya,” tandasnya.
Ungkapan ini disambut dengan tepuk tangan meriah dari para peserta munas, menunjukkan bahwa Sahroni masih mendapat respek di lingkungan IMI meski tengah menghadapi berbagai kontroversi.
Meski kemunculannya dalam munas IMI ini menjadi “oase” bagi publik yang penasaran dengan nasibnya, kehadiran secara virtual tersebut justru menambah teka-teki. Pertanyaan besar tetap menggantung: apakah Ahmad Sahroni saat ini berada di Indonesia atau sudah berada di luar negeri seperti yang sempat diberitakan?
Latar belakang video yang sengaja diburamkan menambah spekulasi tentang lokasi sebenarnya dari eks anggota DPR ini. Beberapa pengamat politik menilai langkah ini sebagai upaya untuk menjaga privasi dan keamanan, mengingat situasi yang tengah dihadapinya.
Jejak Kontroversi yang Membayangi
Kemunculan Ahmad Sahroni ini tidak bisa dilepaskan dari rangkaian peristiwa kontroversial yang menimpa dirinya. Keberadaannya menjadi misterius setelah rumahnya di kawasan Swasembada, Tanjung Priok, Jakarta Utara, digeruduk dan dijarah massa pada akhir Agustus 2025.
Pasca-penjarahan tersebut, sosok yang pernah menjadi sorotan karena ketajaman analisisnya di DPR ini semakin jarang terlihat di hadapan publik. Situasi semakin rumit ketika Partai NasDem akhirnya memutuskan menonaktifkan Ahmad Sahroni dari keanggotaan DPR karena dianggap mencederai perasaan rakyat.
Respons Publik dan Media Sosial
Video sambutan Ahmad Sahroni dalam Munas IMI ini langsung menjadi viral di berbagai platform media sosial. Netizen memberikan beragam respons, mulai dari yang menyambut positif kemunculannya hingga yang tetap kritis terhadap tindakan-tindakannya di masa lalu.
Banyak warganet yang penasaran dengan kondisi terkini dari politikus kontroversial ini, sementara sebagian lainnya menilai kemunculannya sebagai upaya untuk tetap menjaga eksistensi di ranah publik meski dalam kondisi terbatas.
Masa Depan Karir Politik yang Tidak Pasti
Kemunculan Ahmad Sahroni dalam forum IMI ini menandai babak baru dalam perjalanan karirnya yang penuh lika-liku. Setelah sempat menjadi salah satu politikus paling vokal di parlemen, kini ia harus menghadapi kenyataan pahit dengan status non-aktif dari partai dan DPR.
Apakah kemunculan ini akan menjadi awal dari “comeback” politiknya, atau justru menjadi penampilan terakhir di forum publik, masih menjadi tanda tanya besar yang hanya waktu yang bisa menjawabnya.


