GROBOGAN, GEMADIKA.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Toroh sejak Selasa sore (21/10/2025) hingga Rabu (22/10/2025) dini hari menyebabkan banjir di sejumlah titik di Desa Katong, Kabupaten Grobogan. Luapan air dari Kali Serang menggenangi pemukiman warga dengan ketinggian bervariasi, mulai dari selutut hingga sedada orang dewasa.

Kepala Desa Katong, Sukarsono, mengungkapkan bahwa genangan air mulai naik sejak Selasa sore dan terus meningkat hingga Rabu pagi akibat curah hujan yang tidak kunjung reda.

“Air mulai naik sejak Selasa sore karena hujan deras terus menerus sampai dini hari. Hingga sore ini air belum juga surut, malah ditambah hujan lagi,” jelas Karsono kepada tim Media Gemadika, Rabu (22/10/2025).

Menurutnya, wilayah yang paling terdampak berada di Dusun Jetis, meliputi RT 01 hingga RT 04 RW 04 serta RT 01 hingga RT 05 RW 05. Total ada 79 kepala keluarga (KK) yang terdampak banjir di dusun tersebut.

Baca juga :  Sedekah Bumi Desa Ngeluk Berlangsung Meriah, Warga Guyup Rukun Arak Gunungan Hasil Bumi

Selain merendam pemukiman warga, banjir juga menyebabkan akses Jalan Sedadi–Katong terputus karena genangan air yang mencapai dada orang dewasa.

“Sekitar pukul 23.00 Selasa malam, air mulai naik cepat bahkan sirine Bendungan Sedadi sempat berbunyi tiga kali,” tambah Sukarsono.

Di dusun lain seperti Dusun Katong, Kembangan, dan Ketanggan, sejumlah rumah warga juga dilaporkan terendam. Aktivitas masyarakat pun terganggu karena banyak warga harus memindahkan barang-barang ke tempat yang lebih tinggi untuk menghindari kerusakan.

bu jaliyah.

Salah satu warga, Bu Jaliyah, yang tinggal di RT 01, mengaku sangat terpukul dengan banjir kali ini.

Baca juga :  Polres Purworejo melaksanakan Kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kwartal ll tahun 2026 di Desa Harjobinangun Kecamatan Grabag Purworejo.

“Baru saja saya menabur benih padi, eh malah kebanjiran. Kasihan para petani, banyak yang rugi,” keluhnya.

Ia menambahkan, pemerintah desa sudah turun langsung membantu warga terdampak.

“Dari desa sudah ada pendataan warga yang kena dampak. Tim SAR dan tim kesehatan juga sudah datang sejak kemarin,” ujarnya.

Pemerintah Desa Katong bersama warga kini terus melakukan pemantauan di lapangan untuk memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat. Karsono mengimbau agar warga tetap waspada dan siaga menghadapi kemungkinan meningkatnya debit air, mengingat curah hujan di wilayah tersebut masih tinggi.

“Kami berharap cuaca segera membaik agar air cepat surut dan warga bisa kembali beraktivitas normal,” pungkasnya. (Joko P)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami