BATU BARA, GEMADIKA.com — Ketua Komnas Perlindungan Kesejahteraan Perempuan dan Anak Indonesia (KOMNAS-PKPAI), Alaiaro Nduru, mendesak Kapolres Batu Bara untuk segera menindak tegas praktik judi jenis bola ketangkasan Mardona yang marak beroperasi di kawasan pasar malam Sei Bejangkar, Kabupaten Batu Bara.
Menurut Alaiaro, judi jenis ini tergolong sebagai penipuan terang-terangan, karena permainan dikendalikan oleh operator dari bawah papan, sehingga para pemasang tidak memiliki peluang menang.
“Seribu orang yang ikut bertaruh, tapi tak satupun menang. Bola kecil itu dikendalikan dari bawah papan oleh pemutar. Ini murni penipuan. Apalagi para bandar dibantu sekitar delapan orang yang berpura-pura menjadi pemain untuk memancing korban,” tegas Alaiaro Nduru, Sabtu (4/10/2025).
Ia meminta aparat kepolisian segera menutup lokasi perjudian tersebut agar masyarakat tidak terus menjadi korban.
“Saya minta Kapolres Batu Bara segera menangkap bandar judi bola ketangkasan Mardona di wilayah pasar malam Sei Bejangkar sebelum makin banyak warga yang tertipu,” ujarnya.
Selain itu, Alaiaro juga meminta pengusaha dan panitia pasar malam agar bersikap kooperatif dan berkomitmen tidak membiarkan praktik perjudian di lokasi kegiatan.
“Para bandar datang karena ada keramaian. Panitia harus melarang bentuk perjudian apa pun, apalagi jika di antara panitia ada tokoh masyarakat yang juga menjabat sebagai Ketua FKUB Kabupaten Batu Bara. Seharusnya ia menjadi contoh dalam melarang praktek semacam ini,” tambahnya.
Sementara itu, pengusaha pasar malam berinisial MS ketika dikonfirmasi mengaku tidak mengetahui adanya praktik judi tersebut di wilayah usahanya.
“Saya tidak tahu kalau ada perjudian seperti itu. Saya tidak pernah mengizinkan hal semacam itu. Nanti saya koordinasi dengan panitia agar oknum yang membuka permainan itu segera dilarang. Besok malam saya akan turun langsung ke lokasi,” ujar MS.
Ketua panitia pasar malam berinisial M belum dapat dimintai tanggapan karena tidak berada di lokasi saat dikonfirmasi wartawan.
Dari informasi yang beredar, kegiatan judi bola ketangkasan Mardona disebut-sebut melibatkan seorang oknum berinisial MD, yang dikenal sebagai pembalap sekaligus pengaman setoran kepada pihak tertentu. Oknum tersebut bahkan dikabarkan mengaku sebagai wartawan dan mantan marinir, sehingga membuat para bandar merasa aman dan kebal hukum.
Masyarakat berharap agar Kapolres Batu Bara segera turun tangan menindak tegas pihak-pihak yang terlibat, agar citra penegakan hukum di wilayah tersebut tidak tercoreng.
.( Red- Tim)




