GROBOGAN, GEMADIKA.com – Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-126 Kodim 0717/Grobogan di Desa Karangharjo, Kecamatan Pulokulon, terus mendapat dukungan luas dari masyarakat. Sejak resmi dibuka pada 8 Oktober 2025 lalu, semangat gotong royong dan kepedulian warga menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dan rakyat.
Tak hanya membantu tenaga dalam pembangunan, warga juga menunjukkan dukungannya lewat “serbuan logistik hasil bumi” berupa pisang, kacang rebus, dan kopi yang dibagikan kepada para anggota Satgas TMMD di lokasi pengecoran jalan, Senin (13/10/2025).
Tampak sekelompok ibu-ibu dari Desa Karangharjo datang membawa aneka pangan hasil kebun mereka untuk disuguhkan kepada para prajurit. Suasana keakraban pun tercipta di tengah kesibukan pekerjaan fisik.

“Saya sengaja membawa buah pisang secara ikhlas dan sukarela sebagai bentuk apresiasi, rasa kekeluargaan, dan terima kasih atas kerja keras Bapak-bapak TNI membangun desa kami,” ujar Murni (51), salah satu warga setempat.
Ia menuturkan, pembangunan jalan rabat beton yang dilakukan Satgas TMMD sangat membantu aktivitas warga sehari-hari. Akses transportasi kini semakin mudah, terutama untuk distribusi hasil pertanian, logistik, dan keperluan ke sekolah maupun fasilitas kesehatan.
“Dulu kalau musim hujan, kami sering dorong motor karena jalan licin dan berlubang. Sekarang alhamdulillah, jalan kami mulai disulap jadi bagus. Terima kasih Pak Tentara,” ujarnya haru.

Murni menambahkan, logistik yang dibawa merupakan hasil panen sendiri dari kebun warga.
“Pisang dan kacang ini hasil kebun kami, tidak perlu beli. Walaupun sederhana, kami ingin ikut mendukung semangat bapak-bapak TNI,” tambahnya sambil tersenyum.
Sementara itu, Danramil 16/Pulokulon Kapten Inf Wiyono mengapresiasi perhatian masyarakat yang terus memberi dukungan moril kepada anggota Satgas.
“Kehadiran ibu-ibu membawa logistik ini sangat berarti bagi kami. Suguhan sederhana seperti ini menjadi energi tambahan untuk terus bekerja maksimal demi masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, perhatian warga seperti ini menjadi salah satu bentuk nyata kemanunggalan TNI dan rakyat, yang tidak hanya dalam bentuk tenaga, tapi juga semangat kebersamaan untuk membangun desa.
“Kami merasa bangga dan terharu atas perhatian warga yang setiap hari menyuguhkan makanan dan minuman kepada anggota Satgas. Ini menambah semangat kami untuk menyelesaikan pembangunan tepat waktu,” tutupnya.
(Hendrik kodim)




