GROBOGAN,GEMADIKA.com – Jalan utama Purwodadi–Kedung Ombo, tepatnya di pertigaan arah Dusun Dlingo, Desa Juworo, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan, kini tampil lebih indah. Di lokasi tersebut, telah dibangun sebuah taman baru yang mempercantik kawasan dan menjadi ruang hijau bagi masyarakat sekitar.
Pembangunan taman ini dilakukan secara gotong royong oleh warga setempat, dengan seluruh biaya pembangunan ditanggung oleh Hadi Waluyo, tokoh masyarakat sekaligus pengusaha porang asal Dusun Dlingo.
Menurut Pak Wondo, warga Dusun Tegalsari, pembangunan taman tersebut murni merupakan inisiatif pribadi dari Bapak Hadi Waluyo sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat Desa Juworo.
“Semua biaya taman ini dari Pak Hadi. Beliau orangnya sangat dermawan. Sudah banyak membantu warga, dari membangun talud, cor rabat beton, sampai sekarang taman ini. Pokoknya kalau warga butuh, Pak Hadi selalu hadir,” ujar Pak Wondo kepada tim Media Gemadika.com, Rabu (29/10/2025).
Selain taman, Bapak Hadi Waluyo memang dikenal aktif dalam kegiatan sosial dan pembangunan di desanya. Ia menuturkan bahwa partisipasinya dalam pembangunan tersebut merupakan bentuk rasa syukur dan tanggung jawab sosial terhadap kampung halamannya.
“Saya hanya ingin memberikan manfaat bagi lingkungan tempat saya lahir dan dibesarkan. Kalau desa kita indah dan nyaman, warga juga senang. Harapannya taman ini bisa dirawat bersama dan menjadi simbol kebersamaan warga Juworo,” ungkap Bapak Hadi Waluyo saat ditemui di lokasi.
Kepala Desa Juworo, Bapak Aris menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian warganya yang telah banyak berkontribusi dalam pembangunan desa.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pak Hadi Waluyo atas perhatian dan sumbangsihnya bagi Desa Juworo. Pemerintah desa tentu mendukung penuh inisiatif positif seperti ini. Semoga bisa menjadi contoh bagi warga lain untuk ikut peduli terhadap lingkungan,” ujarnya.
Taman baru di pertigaan jalan utama Purwodadi–Kedung Ombo ini diharapkan dapat menjadi ikon baru Desa Juworo, sekaligus memperindah jalur utama menuju kawasan Kedung Ombo dan Dusun Dlingo. Selain berfungsi sebagai ruang terbuka hijau, taman tersebut juga mencerminkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial warga terhadap kemajuan desa. (Joko P)




