JAKARTA, GEMADIKA.com – Ratu Belanda Máxima Zorreguieta melanjutkan rangkaian kunjungan kerjanya di Indonesia dengan agenda padat di Kota Solo dan Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Setelah tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Senin malam, 24 November 2025, Ratu Máxima dijadwalkan menghadiri sejumlah pertemuan penting dan kegiatan strategis.
Wali Kota Solo, Respati Ardi, mengungkapkan bahwa Ratu Máxima akan lebih dulu mengunjungi Sragen sebelum menuju Solo. “Rencananya beliau besok mendarat sekitar pukul 10.00 dan langsung ke Sragen baru ke Solo,” ujar Respati, dikutip dari Metro TV News pada Selasa, 25 November 2025.
Respati menjelaskan bahwa agenda Ratu Máxima di Solo akan terfokus pada dua lokasi utama. “Kalau di Solo, agendanya hanya dua titik, makan siang di Pracima dan sore ke Kampung Batik Laweyan,” tambahnya. (dikutip dari medcom.id)
Kunjungan Ratu Máxima ke Indonesia dilakukan dalam kapasitasnya sebagai Advokat Khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Kesehatan Keuangan (UNSGSA). Selama berada di tanah air, ia dijadwalkan berdialog dengan pengguna jasa keuangan, perwakilan pemerintah, lembaga keuangan, hingga pelaku industri fintech. Agenda ini merupakan upaya mendorong akses keuangan yang lebih inklusif di kawasan Asia.
Selain itu, pada kunjungannya ke Solo pada 25 November 2025, Ratu Máxima juga dijadwalkan meninjau pabrik garmen, pusat produksi batik tradisional, serta bertemu anak-anak muda untuk melihat perkembangan ekonomi kreatif di tingkat lokal.
Respati menilai kehadiran Ratu Máxima membawa dampak positif bagi Kota Solo. Ia menyebut kunjungan tokoh internasional tersebut menjadi bentuk pengakuan dunia terhadap potensi daerah.
“Ya, ini tugas saya, tentu tidak mudah melanjutkan dari Mas Gibran sebelumnya untuk tetap terjaga, kita terus berupaya meyakinkan pelaku wisata,” ungkapnya.
Pada 26 November 2025, Ratu Máxima dijadwalkan berada di Jakarta untuk mengunjungi kantor PBB dan berdiskusi dengan berbagai organisasi pembangunan. Ia juga akan menyambangi International Finance Corporation (IFC) untuk membahas program peningkatan akses keuangan serta dukungan bagi pelaku usaha kecil.
Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto juga direncanakan menerima Ratu Máxima di Istana Kepresidenan Jakarta.
“Pertemuan Presiden Prabowo dengan Ratu Máxima diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi Indonesia dengan PBB dalam bidang keuangan,” demikian keterangan dari Setpres. (*)




