NAGAN RAYA, GEMADIKA.com – Di tengah kepungan air banjir yang justru menyulitkan akses air bersih, kehadiran petugas Brimob Polda Aceh bagaikan oase di padang pasir bagi warga Nagan Raya. Personel Kompi 3 Batalyon C Pelopor Satuan Brimob turun langsung menyalurkan air bersih menggunakan kendaraan taktis Armored Water Cannon (AWC) kepada korban banjir.
Aksi kemanusiaan ini dilaksanakan pada Jumat (5/12/2025) di Desa Ie Keubeu Dong, Kecamatan Tripa Makmur, Kabupaten Nagan Raya. Lokasi yang dilanda banjir beberapa hari terakhir membuat warga kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
Menyadari urgensi situasi, Brimob Aceh langsung bergerak cepat. Kendaraan AWC yang biasanya digunakan untuk operasi keamanan, kali ini beralih fungsi menjadi penolong masyarakat di masa krisis. Mobilisasi cepat ini membuktikan kesigapan Polri dalam merespons kebutuhan darurat masyarakat.
Kedatangan tim Brimob disambut hangat oleh warga. Antusiasme masyarakat terlihat jelas saat mereka berbondong-bondong membawa jerigen, ember, dan wadah lainnya untuk menampung air bersih. Rasa syukur dan terima kasih mengalir dari bibir warga yang lega kebutuhan mendesak mereka terpenuhi.
“Kami sangat berterima kasih kepada Brimob yang telah mengirimkan air bersih. Ini sangat membantu kami yang sedang kesulitan pascabanjir,” ungkap salah seorang warga.
Banjir yang melanda Nagan Raya tidak hanya menyebabkan genangan dan kerusakan infrastruktur, tetapi juga memutus akses warga terhadap sumber air bersih. Sumur-sumur warga tercemar lumpur dan air kotor, sementara pasokan air bersih dari sumber lain sulit dijangkau akibat kondisi jalan yang tergenang.
Kegiatan penyaluran air bersih ini menjadi bukti nyata komitmen Satuan Brimob Polda Aceh dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban, personel Brimob juga hadir sebagai garda terdepan dalam situasi darurat bencana.
Aksi tanggap darurat seperti ini diharapkan dapat terus dilakukan hingga kondisi wilayah terdampak pulih dan warga kembali dapat mengakses air bersih secara mandiri. (Rahmat P Ritonga)




