JAKARTA, GEMADIKA.com — Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah menghadiri Seminar Nasional dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Asosiasi Rumah Sakit Daerah Seluruh Indonesia (ARSADA), belum lama ini.

Acara dibuka oleh Menteri Dalam Negeri yang diwakili Dirjen Bina Pembangunan Daerah, Restuardy Daud, bersama jajaran pendiri dan pimpinan ARSADA. Seminar menghadirkan empat sesi pemaparan mengenai praktik baik tata kelola rumah sakit daerah serta penerapan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan.

Dalam sambutannya, Restuardy menegaskan bahwa pemerintah daerah memegang peranan penting dalam memperkuat layanan kesehatan di tingkat lokal.

“Pemerintah daerah memegang peran kunci dalam memastikan rumah sakit daerah memiliki kapasitas layanan dan sumber daya manusia yang memadai. Transformasi kesehatan tidak dapat berjalan tanpa komitmen kuat dari seluruh daerah,” jelas Restuardy, dalam rilis yang diterima redaksi, Senin (1/12/2025).

Ia menambahkan bahwa penyelarasan program daerah dengan kebijakan nasional menjadi landasan penting untuk memastikan transformasi kesehatan berjalan optimal.

“RPJMN 2025–2029 dan Rencana Induk Bidang Kesehatan menjadi rujukan penting bagi daerah dalam menyusun perencanaan dan penganggaran. Penyediaan tenaga medis dan tenaga kesehatan sesuai standar, pemenuhan SPM Kesehatan, serta pembangunan rumah sakit lengkap berkualitas harus menjadi prioritas daerah,” imbuhnya.

Terkait percepatan pemenuhan tenaga medis, khususnya dokter spesialis, Restuardy menegaskan perlunya langkah konkret dari pemerintah daerah.

“Pemerataan tenaga medis membutuhkan langkah nyata. Pemerintah daerah harus memastikan dukungan anggaran, fasilitas, serta mekanisme yang memudahkan tenaga kesehatan untuk ditempatkan dan bertugas di daerah, termasuk yang telah didukung Kementerian Kesehatan melalui skema PPDS RSPPU,” jelasnya.

Ia juga mendorong percepatan digitalisasi layanan perizinan tenaga kesehatan.

“Digitalisasi perizinan tenaga medis melalui Mal Pelayanan Publik Digital akan meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kualitas pelayanan publik. Ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk memperkuat tata kelola sektor kesehatan,” ungkapnya.

Seminar Nasional HUT ke-25 ARSADA menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan rumah sakit daerah dalam memperkuat ketahanan sistem kesehatan nasional. Kemendagri menegaskan komitmennya untuk terus mendukung peningkatan mutu layanan kesehatan serta transformasi sistem kesehatan di seluruh Indonesia.
(Tim)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami