REMBANG, GEMADIKA.com – Pembangunan Pasar Hewan Pamotan saat ini hampir selesai. Pengerjaan ditargetkan rampung sebelum batas akhir kontrak pada 20 Desember 2025. Pada tahun ini, pembangunan difokuskan pada pengerjaan lantai bawah dan kios-kios, dengan progres yang telah mencapai sekitar 92 persen dan diupayakan selesai dalam minggu ini.
Saat dikonfirmasi awak media, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Rembang, M. Mahfudz, di ruang kerjanya pada Selasa (16/12/2025), menyampaikan bahwa progres pembangunan Pasar Hewan Pamotan telah mencapai 92 persen dengan deviasi minus di angka 4 persen.
“Untuk sisa pengerjaan sekitar 8 persen, mulai dikerjakan sejak Senin kemarin dan insyaallah akan selesai pada 20 Desember 2025,” jelasnya.
Mahfudz menambahkan, apabila seluruh sarana pembangunan telah terbangun, pasar hewan tersebut akan segera dimanfaatkan. Namun, untuk pelaksanaan operasional secara teknis masih membutuhkan proses penyerapan dan persiapan, sehingga direncanakan mulai digunakan pada awal tahun.
“Sistem yang ada di sana sebenarnya sudah siap, tetapi petugas dan SOP masih harus kita siapkan terlebih dahulu sebelum pasar benar-benar dioperasionalkan. Hal ini nantinya akan berpengaruh pada peningkatan pelayanan,” ungkapnya.
Dengan terbangunnya Pasar Hewan Pamotan, diharapkan masyarakat dapat segera memfungsikannya sebagai tempat transaksi jual beli hewan ternak. Area pasar juga tergolong luas, termasuk untuk penataan parkir yang nantinya dapat masuk ke dalam kawasan pasar.
Ke depan, pihaknya juga mewacanakan penambahan hari operasional pasar. Jika sebelumnya pasar hewan hanya buka setiap hari Selasa, nantinya diupayakan dapat dibuka dua kali dalam sepekan, yakni pada hari Selasa dan Kamis.
Pada pembangunan tahap pertama, telah dibangun empat los pasar yang akan digunakan untuk menampung kambing dan sapi. Selain itu, fasilitas ampalan atau tangga khusus juga mulai disiapkan untuk memudahkan hewan ternak turun dari kendaraan.
Sementara itu, Kasubag Program Dinindakopukm Kabupaten Rembang selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Achmad Widodo, menyampaikan bahwa progres pembangunan Pasar Hewan Pamotan pada tahap pertama telah mencapai 92 persen. Pembangunan tersebut menelan anggaran sekitar Rp3,3 miliar dan dikerjakan oleh penyedia jasa CV NDS Jaya, dengan batas waktu penyelesaian hingga 20 Desember 2025.
“Terkait pembangunan tahap kedua, kami belum berani menganggarkan karena keterbatasan anggaran. Kemungkinan nanti akan mengajukan tambahan anggaran dari provinsi,” tuturnya.
Widodo menambahkan bahwa Pasar Hewan Pamotan yang telah terbangun diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal, khususnya oleh masyarakat Rembang.
“Kami ingin Pasar Hewan Pamotan benar-benar memberikan manfaat. Selain sapi dan kambing, pasar ini nantinya juga akan mengakomodasi komunitas pecinta burung, kucing, dan unggas sebagai ruang bertemunya para penghobi dan peternak,” jelasnya.
Selain itu, pihak Dinindakop juga bekerja sama dengan dinas terkait, terutama Dintanpan, yang berkaitan dengan kesehatan hewan ternak, guna memastikan hewan yang diperjualbelikan dalam kondisi sehat.




