GROBOGAN, GEMADIKA.com – Upaya penguatan ketahanan pangan di Desa Rejosari, Kecamatan Grobogan, Kabupaten Grobogan terus dilakukan secara berkelanjutan. Tidak hanya mengandalkan sektor peternakan ayam petelur, Pemerintah Desa Rejosari juga menaruh perhatian serius pada sektor pertanian, khususnya budidaya tanaman cabai sebagai komoditas kebutuhan pokok masyarakat, pada Selasa (23/12/2025).
Saat ini, pertanian cabai yang dikelola Desa Rejosari baru memasuki tahap awal penanaman. Program ini digagas sebagai langkah strategis untuk menjaga ketersediaan bahan pangan sekaligus menekan ketergantungan pasokan dari luar desa, terutama saat harga cabai di pasaran mengalami lonjakan.
Kepala Desa Rejosari, Ali Sadikin, saat ditemui Tim Media Gemadika.com menegaskan bahwa pertanian cabai menjadi salah satu fokus utama desa dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat.
“Budidaya cabai ini kami dorong untuk memenuhi kebutuhan pokok warga. Mulai dari proses tanam hingga panen membutuhkan waktu sekitar tiga bulan, sehingga diharapkan dalam waktu dekat sudah bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Ali Sadikin.
Ia menambahkan, pengembangan pertanian cabai ini juga diharapkan mampu meningkatkan pendapatan desa serta membuka peluang ekonomi bagi warga sekitar, seiring dengan meningkatnya kebutuhan dan nilai jual cabai di pasaran.
Pemerintah Desa Rejosari berkomitmen untuk terus mengembangkan sektor pertanian dan peternakan secara seimbang sebagai fondasi ketahanan pangan desa yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (Joko P)




