GROBOGAN, GEMADIKA.com – Pemerintah Desa Karangrejo, Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan selalu berkoordinasi dengan pihak terkait (agrinas) untuk mempercepat pembangunan Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Hingga pertengahan Januari 2026, progres pembangunan fisik telah mencapai 31 persen dan berjalan tanpa kendala berarti.

Babinsa Desa Karangrejo, Catur, saat dikonfirmasi pada Senin (20/1/2026), menyampaikan bahwa antusiasme masyarakat terhadap program KDMP sangat tinggi sejak awal pelaksanaan.

“Alhamdulillah selama pelaksanaan KDMP di Desa Karangrejo, masyarakat sangat antusias. Sampai saat ini tidak ada kendala apa pun dan progres sudah mencapai 31 persen,” jelasnya.

KDMP untuk Kesejahteraan Warga

KDMP diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi warga, khususnya dalam mendukung sektor pertanian dan perekonomian desa. Melalui koperasi ini, warga akan lebih mudah dalam penyediaan sarana produksi pertanian serta pemasaran hasil panen.

Baca juga :  Pemdes Tambirejo Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila Secara Daring Bersama Pemkab Grobogan
Spanduk pembangunan Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) Desa Karangrejo, Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan. (Foto: Dok Media Gemadika)

Kepala Desa Karangrejo, Sigit, menambahkan bahwa pembentukan KDMP telah melalui proses musyawarah desa hingga penentuan lokasi koperasi yang melibatkan partisipasi aktif warga.

“Kami mengucapkan terima kasih karena melalui musyawarah yang baik, pembentukan koperasi bisa terlaksana. Saat ini sudah terbentuk struktur organisasi sementara,” ungkapnya.

Fasilitas Lengkap untuk Warga

Lebih lanjut, Kades Sigit menjelaskan bahwa ke depan KDMP akan menyediakan berbagai layanan bagi masyarakat. Layanan tersebut di antaranya penyediaan tabung gas, pupuk pertanian, layanan apotek desa, serta unit simpan pinjam.

Dengan fasilitas yang lengkap, KDMP diharapkan menjadi solusi kebutuhan sehari-hari warga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Baca juga :  Sedan Ringsek Usai Tabrakan dengan Truk di Pasar Hewan Ketitang Grobogan

Cuaca Jadi Kendala Ringan

Terkait progres pembangunan fisik, Babinsa Catur menyebutkan tidak ada kendala teknis yang berarti. Satu-satunya hambatan adalah faktor cuaca yang tak bisa diprediksi.

“Kendala hanya faktor alam, yaitu cuaca. Saat hujan, pembangunan sementara tidak bisa dilanjutkan. Selain itu, tidak ada masalah lain,” pungkasnya.

Dengan percepatan pembangunan KDMP ini, Pemdes Karangrejo optimistis koperasi desa dapat segera beroperasi dan menjadi penggerak ekonomi masyarakat setempat. Program ini juga menjadi bukti kolaborasi yang baik antara pemerintah desa, TNI, dan masyarakat dalam membangun desa.

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami