GROBOGAN, GEMADIKA.com – Pemerintah Desa Tunggak, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, resmi memulai pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai langkah strategis memperkuat perekonomian desa. Hingga awal Januari 2026, progres pembangunan koperasi tersebut telah mencapai 4,5 persen dan berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Kepala Desa Tunggak, Ahmad Bukoiri, menyampaikan bahwa kelancaran pembangunan tidak terlepas dari proses musyawarah desa yang telah dilakukan sebelum proyek dimulai. Musyawarah tersebut menjadi dasar kesepakatan bersama antara pemerintah desa dan masyarakat terkait fungsi serta manfaat koperasi ke depan.
“Koperasi ini dirancang sebagai pusat pembelanjaan desa. Utamanya untuk mendukung pedagang kecil, termasuk pedagang kaki lima dan toko-toko kampung, agar tidak lagi bergantung pada pasokan dari luar daerah,” ujar Ahmad Bukoiri. Jum’at,(9/1/2026).

Menurutnya, pembangunan Koperasi Merah Putih sejalan dengan program pemerintah pusat dalam mendorong kemandirian ekonomi desa. Kehadiran koperasi diharapkan mampu menekan biaya distribusi barang, memperpendek rantai pasok, serta meningkatkan perputaran ekonomi lokal di Desa Tunggak.
Lebih lanjut, Ahmad Bukoiri menegaskan bahwa koperasi desa memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Ia berharap KDMP dapat menjadi wadah bersama yang dikelola secara profesional dan berkelanjutan.
“Harapannya, setelah koperasi ini berdiri, masyarakat bisa lebih sejahtera. Apalagi saat ini pemerintah juga mendorong program ketahanan pangan, dan koperasi desa sangat mendukung itu,” tegasnya.
Pemerintah Desa Tunggak memastikan proses pembangunan Koperasi Merah Putih akan terus dipantau secara berkala agar dapat selesai tepat waktu serta memberikan manfaat maksimal bagi seluruh lapisan masyarakat desa.
Penulis : Joko Purnomo
Editor : Rini




