BANGKALAN, GEMADIKA.com – ika.com – Untuk pertama kalinya Kapolres Bangkalan AKBP Wibowo meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di kota Dzikir dan Sholawat. Dapur yang di resmikan adalah SPPG Tunjung 02 Burneh Mitra Yayasan Kemala Bhayangkari ke 11 di Jalan Raya Ketengan, Tunjung, Kecamatan Burneh, Bangkalan, Rabu (21/1/2026).

Polri menghadirkan program ini sebagai bagian dari dukungan nyata terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang pencanangannya oleh Presiden Prabowo. Keberadaan SPPG menjadi unit pelayanan gizi pada lingkungan kepolisian yang secara langsung memberi manfaat kepada pelajar sekolah dasar dan menengah.

SPPG Tunjung 02 Burneh akan melayani 2.378 siswa dari 22 sekolah yang ada di wilayah Burneh. Jumlah ini mencerminkan ribuan harapan untuk masa depan yang lebih sehat dan cerah.

“SPPG Mitra Polres Bangkalan ini akan mulai beroperasi pada 26 Februari 2026. Metode pendistribusiannya bertahap, minggu pertama 1.200, kemudian 1.500, berlanjut hingga memenuhi semua target,” ungkap Kapolres AKBP Wibowo di depan awak media.

Kapolres Wibowo di dampingi istri, periksa kesiapan SPPG Tunjung 02 Burneh.

Dengan koordinasi yang baik antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat, diharapkan pemenuhan gizi di Kabupaten Bangkalan dapat mencapai hasil yang optimal.

“Kami sebagai mitra akan terus melakukan pengawasan untuk memastikan semua pelaksanan sesuai dengan tupoksinya,” pungkasnya.

Sementara itu, Mitra SPPG Tunjung 02 Burneh H. Gofur mengucapkan terimakasih atas kepercayaan yang di berikan Polres untuk mendirikan SPPG Tunjung 02 Burneh.

“Awalnya ragu, namun polres selalu meyakinkan kami sehingga terbentuklah SPPG Tunjung 02 Burneh Mitra Yayasan Kemala Bhayangkari ini, semoga kedepan perjalan kami di beri kelancaran,” tuturnya.

Melihat perkembangan yang ada, Dapur SPPG di seluruh indonesia pernah mengalami fase komplain dari penerima manfaat.

“Kami minta kerjasama yang baik antara guru, kepala sekolah, serta yayasan penerima manfaat jika ada yang kurang bisa di bicarakan bersama. Maklum jika makanan yang disajikan nanti tidak enak, tetapi sehat. Sebab, tidak semua masakan yang enak itu sehat,” tutupnya. (nardi)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami