BANGKALAN, GEMADIKA.com – Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kab. Bangkalan mengalami penurunan. Tercatat pada tahun 2025 sebanyak 1.220 orang telah terserap terserap ke dunia kerja.

Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kab. Bangkalan secara aktif mulai menyelaraskan kebutuhan industri dengan ketersediaan tenaga kerja lokal.

Kepala Disperinaker Bangkalan, Jemmi Tria Sukmana, menyampaikan akan terus memperluas jaringan lapangan kerja baik ke industri dan perusahaan ritel yang berkembang secara nasional.

“Satu minggu saya di tugaskan, saya langsung menyambangi enam galangan kapal yang bergerak di sektor industri kemaritiman. Saya cek terlebih dahulu kebutuhan industri berapa, kemudian kami siapkan tenaga kerja dengan dibekali pelatihan jika sudah siap kami antarkan kepada pencari kerja,” jelasnya, Kamis (15/01/26).

Baca juga :  Bupati Lumajang Larang ASN dan SPPG Gunakan LPG 3 Kg, Subsidi Diprioritaskan untuk Warga Miskin

Tak sampai di situ, pria yang akrab disapa Jemmi juga memfasilitasi penciptaan lapangan kerja mandiri.

“Selain itu kita juga membekali peserta dengan keterampilan teknis (seperti menjahit atau Servis AC) dan kewirausahaan agar siap kerja atau mandiri,” imbuhnya.

Perlu diketahui Berdasarkan data Disperinaker Bangkalan, Pada tahun 2024, penempatan tenaga kerja dalam negeri hanya mencapai 322 orang, sementara di tahun 2025 melonjak signifikan menjadi 789 orang. Sebaliknya, Pekerja Migran Indonesia (PMI) mengalami sedikit penurunan, dari 477 orang pada 2024 menjadi 431 orang pada 2025.

Baca juga :  Atap Teras Koperasi Desa Merah Putih di Bangkalan Ambruk Sebelum Beroperasi

“Capaian ini tahun 2025 menjadi rekor tertinggi dalam beberapa tahun terakhir dan sangat berpotensi menurunkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT),” pungkasnya.

“Semoga kedepan dengan menggandeng lebih banyak industri lokal maupun nasional tingkat pengangguran di Bangkalan terus menurun,” tutupnya. (nardi)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami