KEBUMEN, GEMADIKA.com — Seorang anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kebumen berinisial MF meninggal dunia setelah mengalami luka bacok saat menjalankan tugas evakuasi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Peristiwa tragis ini terjadi pada Senin (2/1/2026) siang di Dukuh Krajan, Desa Krakal, Kecamatan Alian, Jawa Tengah.

Insiden tersebut berlangsung sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu, MF tergabung dalam tim gabungan yang terdiri dari petugas Satpol PP, unsur TNI, serta tenaga kesehatan dari Puskesmas Alian. Tim mendatangi lokasi untuk mengevakuasi seorang ODGJ bernama Ruwadi yang dilaporkan mengunci diri di dalam rumah.

Kepala Satpol PP Kebumen, Ira Puspitasari, menjelaskan bahwa petugas terpaksa membuka paksa pintu rumah demi memastikan proses evakuasi dapat dilakukan dengan aman.

Baca juga :  Ketahanan Pangan Jadi Prioritas, Kapolres Rembang Turun ke Lahan Jagung

Namun, situasi berubah drastis setelah pintu berhasil dibuka. ODGJ tersebut keluar rumah sambil membawa sejumlah senjata tajam, di antaranya celurit, linggis, dan parang. Petugas segera berupaya melucuti senjata yang dibawa, tetapi kondisi di lapangan menjadi tidak terkendali.

“Pelaku justru menjadi semakin agresif dan mengejar beberapa petugas di lokasi,” ujar Ira dalam keterangan resmi, Selasa (3/2/2026).

Dalam kondisi genting tersebut, MF yang berada di jarak dekat dengan pelaku menjadi sasaran serangan. Ia mengalami luka bacok serius di bagian leher sebelah kiri. Selain MF, seorang anggota TNI dari Koramil setempat juga dilaporkan mengalami luka akibat insiden yang sama.

Baca juga :  Nama dan Data Pribadi Diduga Tersebar, Bagas Pamenang Lapor ke Polda Jateng

Korban sempat mendapatkan pertolongan pertama di Puskesmas Alian, sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Jenderal Soedirman (RSDS) Kebumen. Namun, meski telah mendapatkan penanganan medis intensif, nyawa MF tidak dapat diselamatkan.

Jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga dan dimakamkan di Kebumen. Kepergian MF meninggalkan duka mendalam, khususnya bagi jajaran Satpol PP Kebumen, karena korban gugur saat menjalankan tugas kemanusiaan.

Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan pendalaman terkait penanganan lanjutan terhadap ODGJ yang terlibat dalam insiden tersebut, termasuk evaluasi prosedur pengamanan dalam proses evakuasi

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami