GROBOGAN, GEMADIKA.com – Pemerintah Desa Wolo, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan, menggelar lelang bondo desa berupa penjualan tanah lelang tahun 2026, Senin (9/2/2026). Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan secara berkelanjutan.

Pelaksanaan lelang berlangsung di wilayah Desa Wolo secara terbuka sebagai bentuk transparansi pemerintah desa kepada masyarakat. Proses berjalan tertib dan lancar dengan antusiasme warga yang mengikuti sesuai mekanisme yang ditetapkan panitia.
Baca juga :  TPK Desa Ngraji Studi Referensi Ketahanan Pangan ke Desa Janti Klaten, Dorong Pemanfaatan Potensi Lokal Secara Berkelanjutan

Kepala Desa Wolo, Suyanto, menegaskan dalam pelaksanaan lelang tahun ini pihaknya tidak memasang target tertentu. Prioritas utama adalah menjalankan amanah warga sesuai ketentuan yang berlaku.

“Pelaksanaan lelang bondo desa ini sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Prosesnya kita jalankan sesuai aturan. Saya tidak punya target apa pun, yang terpenting amanah dari warga dapat saya laksanakan dengan sebaik-baiknya. Insya Allah saya berusaha untuk tetap amanah,” ujar Suyanto.
Baca juga :  Jelang Waisak 2570 BE, Ratusan Umat Buddha Ambil Api Dharma di Mrapen untuk Dibawa ke Borobudur

Menurutnya, lelang bondo desa merupakan salah satu sumber pendapatan desa yang penting untuk menunjang pembangunan dan kebutuhan pemerintahan desa. Oleh karena itu, transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama dalam setiap tahapan pelaksanaan.

Pemdes Wolo berharap hasil lelang dapat memberikan manfaat maksimal bagi kepentingan desa dan masyarakat secara luas. (Joko P)

Kepala Desa Wolo, Suyanto, di halaman Balai Desa usai pelaksanaan lelang bondo desa. (Dok Media Gemadika)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami