REMBANG,GEMADIKA.com- Aktivitas penataan Sekretariat ASWIN DPC Kabupaten Rembang menjadi gambaran nyata bagaimana sebuah organisasi dibangun dari kerja kolektif. Sejumlah pengurus tampak bahu-membahu, sebagian berdiri lebih tinggi, sebagian menopang dari bawah. Pemandangan ini jika divisualisasikan menyerupai grafik yang bergerak menanjak-perlahan namun pasti.
Ketua ASWIN, Agung Panca, menegaskan bahwa proses tersebut bukan sekadar rutinitas, melainkan simbol arah perjuangan organisasi.
”Kami ingin ASWIN Rembang dibangun dengan fondasi yang kuat. Tidak instan, tidak seremonial. Semua dimulai dari kesiapan internal, kedisiplinan administrasi, dan kebersamaan,” ujar Agung Panca saat ditemui di sela kegiatan, Minggu (1/2/26).
Menurutnya, grafik ke atas adalah representasi dari proses. Ada tahap awal, ada fase penyesuaian, dan ada momentum peningkatan yang harus dijaga secara konsisten.
”Kalau ingin organisasi dihormati publik, maka pengurusnya harus rapi dulu. Dari sekretariat, dari sistem, dari etika. Itu yang sedang kami bangun,” tambahnya.
Senada dengan itu, Wakil Ketua ASWIN, Nur Aziz, menilai bahwa setiap peran, sekecil apa pun, memiliki arti penting dalam laju kemajuan organisasi.
”Dalam grafik, tidak semua titik berada di posisi tertinggi. Tapi semua titik itulah yang membentuk garis naik. ASWIN Rembang juga seperti itu, semua anggota punya peran,” kata Aziz.
Ia menekankan bahwa kekuatan ASWIN bukan pada individu, melainkan pada barisan yang bergerak bersama.
”Hari ini kita mungkin masih sibuk menata ruangan, besok menata administrasi, lusa menata peran jurnalis di masyarakat. Yang penting arah kita jelas: naik dan maju,” tegasnya.
Opini publik melihat, kerja-kerja seperti ini sering tidak terlihat, namun justru menjadi penentu keberlangsungan organisasi. Di tengah tantangan dunia jurnalistik yang semakin kompleks, ASWIN Rembang mencoba menegaskan posisinya sebagai wadah wartawan yang tertib, solid, dan berorientasi pada kemajuan.
Seperti grafik yang terus menanjak, ASWIN DPC Kabupaten Rembang kini sedang berada di jalur pertumbuhan. Tidak melompat, tidak tergesa, tetapi bergerak naik dengan barisan yang rapi dan tujuan yang sama.
(aziz)




