GROBOGAN, GEMADIKA.com – Suasana berbeda menyelimuti Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Kamis (12/2/2026). Camat Godong, Angga, bersama jajarannya tampil mengenakan seragam sekolah mulai dari SD hingga SMA sebagai simbol perjalanan pendidikan yang pernah dilalui.
Kegiatan yang digelar di Kantor Kecamatan Godong ini menghadirkan seluruh kepala desa se-Kecamatan Godong untuk merumuskan prioritas pembangunan tahun 2027. Acara juga dimeriahkan dengan bazar produk UMKM lokal yang mengusung semangat penguatan ekonomi kerakyatan.
Musrenbang kali ini tidak hanya membahas program pembangunan, tetapi juga menjadi ajang kreativitas dan penguatan ekonomi lokal. Camat Godong, Angga, yang memimpin jalannya musyawarah, tampil berbeda dengan mengenakan seragam SD lengkap dengan dasi merah dan celana pendek.
“Ini melambangkan bahwa pendidikan adalah fondasi penting dalam pembangunan. Kami ingin mengingatkan semua pihak bahwa perjalanan pendidikan membentuk kita menjadi seperti sekarang,” ujar Angga di sela-sela acara.
Sementara itu, staf kecamatan lainnya juga turut mengenakan seragam SMP dan SMA, menciptakan suasana nostalgia yang menghangatkan forum musyawarah.
Acara yang dihadiri Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopincam) Godong ini juga menghadirkan Arif, anggota DPRD Kabupaten Grobogan dari Fraksi Gerindra, serta Harsono yang turut memberikan masukan strategis terkait pembangunan daerah.
Dalam sesi pembahasan, para kepala desa dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dibagi menjadi dua kelompok untuk merumuskan program pembangunan yang paling mendesak (urgent) di wilayah Kecamatan Godong.
“Kami menampung seluruh aspirasi dari desa-desa. Hasilnya nanti akan menjadi bahan usulan ke tingkat kabupaten untuk pelaksanaan di tahun 2027,” jelas Angga.
Yang tak kalah menarik, acara ini juga menggelar bazar produk UMKM lokal yang menampilkan berbagai hasil karya usaha rumahan. Mulai dari kerajinan tangan, produk pertanian, hingga kuliner khas Godong dipamerkan dalam konsep yang eksklusif dan modern.
“Bazar ini bagian dari upaya penguatan ekonomi lokal dan pengenalan produk-produk unggulan Kecamatan Godong kepada masyarakat luas,” tambahnya.
Musrenbang Kecamatan Godong tahun ini dinilai sukses mengombinasikan agenda formal pembangunan dengan pendekatan kreatif yang lebih membumi dan dekat dengan masyarakat.
1. Pendidikan Formal dan Non Formal adalah sangat penting. Keduanya harus selaras dan berjalan beriringan sebagai fondasi pembangunan masa depan bangsa dan negara untuk meningkatkan SDM yang cerdas dan intelek serta memiliki kepekaan sosial dan moral.
2. Penggunaan wadah makan (foodtray) sebagai dukungan Pemenuhan Program Pemerintah yaitu program MBG. Dan Mengajak semuanya untuk mengingatkan peran kita sebagai orang tua dalam hal pengelolaan sampah, dan juga bisa di replikasi di OPD agar mengurangai limbah sampah.
3. Dekorasi yang kita gunakan adalah terkandung maksud menunjukkan peran setiap Desa dan BUM Desa di Kecamatan Godong, dan sebagai bentuk dukungan dan kesiapan penuh masyarakat atas program Ketahanan Pangan dari Pemerintah
(Tri Handojo S)




