BANGKALAN,GEMADIKA.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah inisiatif pemerintah untuk meningkatkan gizi anak sekolah, ibu hamil, dan balita, yang dimulai bertahap sejak Januari 2025. Namun kali ini beda MBG yang ada di Kecamatan Gegger, Kabupaten Bangkalan mengeluhkan selama 6 hari tidak ada pendistribusian.

Tidak adanya pendistribusian tersebut menjadi tanda tanya kepada sejumlah penerima manfaat. Berdasarkan laporan yang di dapat dari salah seorang yang enggan di sebut namanya, mengatakan bahwa sebelumnya pendistribusian MBG yang berada di bawah naungan SPPG Kompol tersebut lancar.

Baca juga :  Bantu Masyarakat Pahami Proses Mekanisme Kehilangan STNK. KB Samsat Bangkalan Tunjukan Sikap Humanis dan Profesional

“Enam hari itu mulai dari tanggal 23 – 28 Februari 2026. Waktu itu ada salah satu wali murid dari sekolah lain bertanya di grup WA kepada admin grup, mereka hanya menjawab masih menunggu informasi selanjutnya,” ungkapnya, Selasa (03/03/26).

Perludiketahui, Dapur SPPG Kompol tersebut membawahi SD Kompol 1, SD Kompol 3, SD Campor 2, SD Campor 3, SD Tegarpriyah 1, SD Tegarpriyah 2 dan SD Tegarpriyah 3.

“Kami hanya ingin tau alasannya tidak dilakukan pendistribusian selama 6 hari itu karena apa. Sebelumnya saya juga sudah tanya ke bagian antar namun mereka tidak tahu karena hanya sebatas pendistribusian. Padahal MBG ini kan anggarannya cukup besar hingga puluhan juta per hari,” jelasnya.

Baca juga :  Pelayanan Humanis Samsat Bangkalan Bantu Warga Urus STNK Hilang Tanpa Kebingungan

Sementara itu, saat dikonfirmasi melalui Telfon Whatsapp, Kepala SPPG Kompol, Abdul Holik dengan nada singkatnya mengatakan, bahwa pihaknya masih melakukan pengecekan.

“Sebentar dulu ya pak masih saya cek dulu,” singkatnya. (nardi)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami