MAMUJU, GEMADIKA.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus mengoptimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD), termasuk dari sektor kesehatan. Salah satu langkah konkret dilakukan melalui evaluasi kinerja Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) provinsi.

Menindaklanjuti arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim, turun langsung melakukan pemantauan ke UPTD Labkesmas yang berlokasi di Jalan Martadinata, Mamuju, Kamis (26/03/2026).

Kunjungan tersebut tidak hanya sebatas monitoring rutin, tetapi juga menjadi bagian dari upaya strategis untuk memetakan potensi layanan laboratorium yang dapat dioptimalkan guna meningkatkan kontribusi terhadap PAD.

“Ini tindak lanjut arahan Bapak Gubernur. Kita ingin memastikan seluruh potensi layanan di Labkesmas benar-benar dimanfaatkan secara maksimal,” ujar dr. Nursyamsi.

Baca juga :  Banjir dan Longsor Hantam Mamasa dan Polman, 23 Jiwa Terdampak BPBD Sulbar Siaga 24 Jam

Potensi Besar dari Layanan Laboratorium

Menurutnya, Labkesmas memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai penopang layanan kesehatan masyarakat, tetapi juga sebagai salah satu sumber pendapatan daerah melalui berbagai jenis layanan pemeriksaan laboratorium.

Dalam evaluasi tersebut, sejumlah aspek menjadi perhatian, mulai dari kualitas layanan, kapasitas pemeriksaan, hingga pemanfaatan sarana dan prasarana yang tersedia.

Hal ini dinilai penting untuk memastikan Labkesmas dapat beroperasi secara optimal sekaligus dikelola dengan prinsip profesionalisme dan efisiensi.

Dorong Inovasi dan Tata Kelola Profesional

dr. Nursyamsi menegaskan bahwa penguatan Labkesmas harus dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya pada peningkatan mutu layanan, tetapi juga pada tata kelola yang baik agar memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan keuangan daerah.

Baca juga :  Inspektur Sulbar Bawakan Keynote Speech pada Sharing Session Pengelolaan Keuangan Daerah

Selain itu, DKPPKB Sulbar juga mulai mendorong pengembangan layanan yang lebih inovatif dan terintegrasi, guna menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing fasilitas kesehatan daerah sekaligus memperluas jangkauan layanan.

Peran Ganda: Kesehatan dan PAD

Dengan adanya evaluasi ini, Labkesmas Sulawesi Barat diharapkan mampu memainkan peran yang lebih luas, tidak hanya dalam aspek promotif dan preventif kesehatan, tetapi juga sebagai salah satu motor penggerak peningkatan PAD secara berkelanjutan.

Upaya ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memperkuat kemandirian fiskal sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang kesehatan.(Antika)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami