GROBOGAN, GEMADIKA.com – Kepala Desa Bandungharjo, Kecamatan Toroh, angkat bicara terkait peristiwa tanah longsor yang terjadi di Dusun Harjowinangun, Kabupaten Grobogan, usai hujan deras pada Rabu malam (25/3/2026).

Ia menjelaskan, longsor terjadi di area bibir sungai yang berada dekat permukiman warga sehingga menyebabkan tanah menjadi labil dan berisiko tinggi terhadap bangunan di sekitarnya.

“Ini salah satu rumah warga kami terdampak. Tanahnya sudah longsor, sehingga warga bersama-sama membongkar rumah tersebut untuk menghindari hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Baca juga :  ‎Kontroversi Logo Hari Jadi Rembang ke-285: Desain Kolaborasi Ditakedown, Logo Baru Disorot

Menurutnya, langkah pembongkaran dilakukan secara gotong royong oleh warga sejak pagi hari sebagai bentuk respons cepat menghadapi kondisi darurat.

“Kita kerja bakti bersama, bergotong royong membongkar rumah sebelum bangunan ambruk. Ini demi keselamatan warga,” tambahnya.

Baca juga :  Musrenbangdes Desa Depok Susun RKP Desa 2027 dan DU RKP Desa 2028, Fokus pada Pembangunan Berbasis Kebutuhan Masyarakat

Selain rumah yang dibongkar, beberapa bangunan lain di sekitar lokasi juga dilaporkan mengalami kerusakan akibat pergerakan tanah.

Pemerintah desa, lanjutnya, terus melakukan pemantauan di titik rawan longsor dan mengimbau warga, khususnya yang tinggal di sekitar bantaran sungai, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi longsor susulan.

(Red)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami