LANGKAT, GEMADIKA.com — Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Tanjung Pura, F Pandia, menunjukkan kepedulian kepada warga binaan selama bulan suci Ramadhan dengan menyalurkan tali asih kepada para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), khususnya yang menjalankan ibadah puasa.
Kegiatan tersebut berlangsung di Rutan Kelas IIA Tanjung Pura yang berada di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
Dalam kegiatan tersebut, Karutan F. Pandia menyerahkan bantuan berupa termos air panas kepada warga binaan. Setiap kamar diberikan dua unit termos yang dapat digunakan untuk menyimpan air panas guna menunjang kebutuhan selama menjalankan ibadah puasa.
Penyerahan bantuan tersebut dilakukan pada 12 Maret 2026, sekaligus disertai dengan pemberian bingkisan lainnya yang dapat digunakan untuk menunjang kebutuhan selama Ramadhan.
Menurut F. Pandia, pemberian tali asih tersebut merupakan bentuk perhatian pihak rutan agar warga binaan yang menjalankan ibadah puasa dapat beribadah dengan lebih nyaman dan tenang.
“Hal ini kami lakukan agar umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa Ramadhan dapat merasa nyaman dan tenang,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa sebagai Kepala Rutan Kelas IIA Tanjung Pura, dirinya memiliki tanggung jawab untuk menjaga kenyamanan serta membangun hubungan yang humanis dengan seluruh warga binaan yang menjalani masa pembinaan di rutan tersebut.
“Saya sebagai Kepala Rutan Kelas IIA Tanjung Pura bertanggung jawab atas kenyamanan serta menjalin hubungan yang humanis dengan seluruh warga binaan yang berada di sini,” tambahnya.
Salah seorang warga binaan juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Karutan F. Pandia atas perhatian yang diberikan kepada para WBP.
Menurutnya, sejak F. Pandia bertugas di Rutan Kelas IIA Tanjung Pura, para warga binaan merasakan pelayanan yang lebih baik.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Karutan F. Pandia karena kami mendapatkan pelayanan yang sangat baik sejak beliau bertugas di sini,” ujar salah seorang warga binaan.
Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara petugas pemasyarakatan dan warga binaan, sekaligus menciptakan suasana Ramadhan yang lebih kondusif dan penuh kebersamaan di lingkungan rutan.
(S. Hadi Purba Tambak)




