GROBOGAN, GEMADIKA.com — Pemerintah Desa Sumber Jatipohon menggelar prosesi kirab budaya dalam rangka tradisi Apitan atau Sedekah Bumi, Sabtu (16/5/2026). Kegiatan berlangsung meriah dan diikuti ribuan warga dari enam dusun yang ada di wilayah desa setempat.

Enam dusun yang terlibat dalam kirab budaya tersebut yakni Dusun Kuncen, Dusun Mambe, Dusun Jatipohon Krajan I, Dusun Jatipohon Krajan II, Dusun Ngulakan, dan Dusun Ngrijo. Seluruh warga tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang menjadi bentuk rasa syukur atas hasil panen dan usaha perdagangan masyarakat selama satu tahun terakhir.

Prosesi Sedekah Bumi diawali dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rezeki dan hasil bumi yang diperoleh masyarakat Desa Sumber Jatipohon. Setelah prosesi doa selesai, acara dilanjutkan dengan kirab budaya berupa arak-arakan gunungan hasil bumi yang diiringi berbagai pertunjukan seni dan budaya khas Jawa.

Baca juga :  Pemdes Tambirejo Bangun Rabat Beton di Perlintasan Rel KA, Kades Yakob Raras: Prioritaskan Kenyamanan dan Keselamatan Warga

Beragam kesenian tradisional turut memeriahkan kegiatan tersebut, mulai dari atraksi budaya hingga penampilan seni rakyat yang menjadi bagian dari warisan budaya leluhur masyarakat Jawa.

Kepala Desa Sumber Jatipohon, Eni Indarwati, mengatakan tradisi Sedekah Bumi dan kirab budaya merupakan bentuk pelestarian budaya yang harus terus dijaga di tengah perkembangan zaman modern saat ini.

“Tradisi ini adalah warisan leluhur yang harus terus di-uri-uri agar tidak hilang ditelan perkembangan zaman. Selain sebagai wujud rasa syukur masyarakat, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan dan gotong royong antarwarga,” tegas Eni Indarwati.

Baca juga :  Pemerintah Desa Katong Bergerak Cepat Benahi Perlintasan Rel KA di Dusun Jetis

Menurutnya, kegiatan budaya seperti Sedekah Bumi tidak hanya memiliki nilai spiritual, tetapi juga menjadi identitas budaya masyarakat desa yang harus terus dipertahankan dan dikenalkan kepada generasi muda.

Masyarakat berharap tradisi Apitan dan kirab budaya di Desa Sumber Jatipohon dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai simbol kebersamaan, rasa syukur, serta upaya menjaga kearifan lokal di Kabupaten Grobogan. (Joko Purnomo)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami