BANGKALAN, GEMADIKA.com – Masjid Al Huda Muhammadiyah hadir sebagai jawaban atas kebutuhan spiritual masyarakat Muslim di kawasan Burneh yang kian meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan aktivitas kawasan. Kegiatan ini diresmikan langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti di Kampung Agung, Desa Langkap, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita oleh Mendikdasmen, didampingi jajaran Muhammadiyah Jawa Timur dan Bangkalan, Wakil Bupati Bangkalan, Rektor UTM, serta sejumlah tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bangkalan, Rik Suhadi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan masjid tersebut.

Baca juga :  Dugaan Pungli PIP di SD Kamoneng Tragah, Kepsek Bungkam Saat Dikonfirmasi

Ia menegaskan bahwa Masjid Al Huda akan difungsikan sebagai pusat keagamaan dan pendidikan Muhammadiyah di Bangkalan.

“Pembangunan masjid ini murni dari swadaya masyarakat Muhammadiyah. Semoga menjadi amal jariyah dan memberi manfaat bagi seluruh umat Islam,” ungkapnya. Jumat (01/05/26).

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Abdul Mu’ti.

Nama “Al-Huda”, yang berarti petunjuk, pedoman, atau arah menuju kebenaran. sebagai doa agar masjid ini menjadi tempat yang menghadirkan keikhlasan, kedamaian, serta limpahan keberkahan bagi seluruh jamaah.

Selain peresmian, kegiatan ini dirangkai dengan silaturahmi Muhammadiyah se-Madura Raya yang dihadiri ulama, tokoh masyarakat, serta warga setempat

Sementara itu, Abdul Mu’ti menegaskan, bahwa keberadaan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat peradaban umat.

Baca juga :  Thomas AG Beberkan Kronologi Dugaan Pungli PIP hingga Isu Setoran Rp20 Juta di SDN Kamoneng

“Masjid harus mampu melahirkan generasi berakhlak dan berkemajuan. Di era digital ini, teknologi perlu dimanfaatkan sebagai sarana edukasi untuk menghasilkan karya yang bermanfaat bagi keberlangsungan Muhammadiyah,” tuturnya.

Ia juga menekankan bahwa peran masjid semakin strategis di tengah masyarakat modern, tidak hanya sebagai ruang spiritual, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial dan pemberdayaan umat.

“Semoga masjid ini memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Mari kita jaga kebersihan dan fasilitasnya yang sudah sangat baik dan modern,” tutupnya. (nardi)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami