GROBOGAN, GEMADIKA.com – Suasana khidmat dan penuh keberkahan menyelimuti Dusun Sumberejosari Barat RT 04 RW 08, Desa Sumberejosari, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan, saat masyarakat menggelar Haul ke-3 Kanjeng Kyai Truno, Senin (29/6/2026).

Kegiatan tahunan tersebut menjadi momentum untuk mengenang jasa dan perjuangan Kanjeng Kyai Truno sekaligus mempererat tali silaturahmi masyarakat. Selain diisi rangkaian kegiatan keagamaan, acara juga diwarnai santunan kepada anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial.

Sejak pagi hari, masyarakat mengikuti khataman Al-Qur’an (Khotmil Qur’an) yang berlangsung dengan penuh kekhusyukan. Tradisi penyajian tape ketan yang ditempatkan di dalam gentong juga kembali dilaksanakan sebagai bagian dari ritual adat yang telah diwariskan secara turun-temurun. Tradisi tersebut menjadi simbol bahwa nilai-nilai luhur para pendahulu masih terus dijaga dan dilestarikan oleh masyarakat setempat.

Pada siang harinya, dilaksanakan prosesi pergantian kain kafan di makam Kanjeng Kyai Truno yang berlangsung secara khidmat. Prosesi ini menjadi salah satu rangkaian utama dalam peringatan haul sebagai bentuk penghormatan kepada tokoh yang diyakini memiliki peran penting dalam sejarah perjuangan masyarakat.

Baca juga :  Kepala Desa Pilangpayung Salurkan Santunan untuk 33 Anak Yatim, Camat Toroh Apresiasi Kepedulian Sosial Warga

Kanjeng Kyai Truno dikenal dalam cerita masyarakat sebagai seorang telik sandi atau mata-mata utusan kerajaan pada masa penjajahan yang memiliki jasa besar dalam perjuangan mempertahankan wilayah.

Ketua panitia sekaligus Ketua RT 04 RW 08, Parjiyo, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan haul tahun ini.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat, para donatur, serta semua pihak yang telah memberikan dukungan sehingga rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan lancar.

“Semoga kegiatan haul ini menjadi sarana untuk mengenang perjuangan leluhur, mempererat persaudaraan, serta membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.

Memasuki malam hari, acara dilanjutkan dengan pengajian umum yang menghadirkan Gus Zainal, Pengasuh Majelis Istighotsah Pondok Santri Ki Ageng Selo, Harjowinangun, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan.

Baca juga :  Semarak Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Warga Desa Pahesan Gelar Pengajian Umum dan Santuni 25 Anak Yatim di Petilasan Mbah Paes

Dalam tausiyahnya, Gus Zainal mengajak seluruh jamaah untuk selalu menghormati jasa para leluhur, memperbanyak amal kebaikan, serta menumbuhkan rasa cinta dan kasih sayang kepada sesama.

“Kalau kita saling menyayangi dan mencintai sesama, hidup akan menjadi indah. Kita juga harus meyakini bahwa setiap doa yang dipanjatkan dengan ikhlas akan sampai kepada Allah SWT,” tutur Gus Zainal di hadapan jamaah.

Suasana pengajian semakin semarak dengan penampilan Grup Hadroh Al Barokah dari Dusun Sumberejosari yang membawakan lantunan shalawat, sehingga menambah kekhidmatan dan semangat para jamaah yang hadir.

Rangkaian Haul ke-3 Kanjeng Kyai Truno tidak hanya menjadi agenda spiritual tahunan, tetapi juga menjadi sarana melestarikan tradisi, memperkuat nilai-nilai kebersamaan, serta menumbuhkan kepedulian sosial melalui santunan kepada anak yatim piatu.

Tim Gemadika.

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami