TEGAL, GEMADIKA.com Sebuah kapal nelayan bernama KM Usaha 3 mengalami kebakaran saat bersandar di kawasan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Tegalsari, Kota Tegal, Kamis (4/6/2026). Insiden tersebut menghanguskan sebagian besar badan kapal dan sempat memicu kekhawatiran karena terjadi di area dermaga yang dipenuhi kapal nelayan lainnya.

Peristiwa kebakaran terjadi ketika kapal tengah menjalani masa perawatan setelah menyelesaikan aktivitas bongkar muat hasil tangkapan ikan. Asap tebal dan kobaran api pertama kali terlihat sekitar pukul 10.45 WIB dari bagian atas kapal yang sedang bersandar di dermaga PPN Tegalsari, Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegal Barat.

Berdasarkan informasi awal di lokasi kejadian, api diduga berasal dari korsleting listrik yang terjadi di ruang kemudi kapal. Percikan api kemudian dengan cepat menjalar ke sejumlah bagian kapal yang terdapat material mudah terbakar sehingga menyebabkan kobaran api semakin membesar.

Baca juga :  HUT ke-5 PRIMA, Diskusi Kebangsaan di Semarang Soroti Arah Pembangunan Indonesia Era Prabowo-Gibran

Mengetahui adanya kebakaran, tim gabungan langsung bergerak cepat menuju lokasi. Unsur yang terlibat dalam penanganan antara lain Polres Tegal Kota, Dinas Pemadam Kebakaran, Lanal Tegal, serta Kantor Syahbandar PPN Tegalsari.

Petugas melakukan upaya pemadaman sekaligus pengamanan di sekitar dermaga untuk mencegah api merembet ke kapal-kapal lain yang berada di lokasi pelabuhan. Langkah cepat tersebut berhasil meminimalkan risiko kebakaran yang lebih besar.

Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya yang turut memantau proses penanganan di lapangan mengapresiasi kerja sama seluruh pihak yang terlibat. Menurutnya, koordinasi lintas instansi berjalan dengan baik sehingga api dapat segera dikendalikan dan tidak meluas ke area pelabuhan lainnya.

Setelah sekitar satu jam proses penanganan, api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 11.45 WIB. Petugas kemudian melanjutkan proses pendinginan guna memastikan tidak ada titik api yang masih tersisa dan berpotensi memicu kebakaran ulang.

Baca juga :  Hidup Sendiri di Perantauan, Seorang Guru Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Pekunden Semarang

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Namun, kapal mengalami kerusakan cukup parah akibat kobaran api yang menghanguskan sebagian besar badan kapal.

Berdasarkan data Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kota Tegal, KM Usaha 3 merupakan kapal milik Iswantoro dengan kapasitas 95 Gross Ton (GT). Kapal tersebut diketahui baru saja menyelesaikan proses docking atau perawatan sebelum insiden terjadi.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi para pemilik kapal untuk rutin memeriksa instalasi kelistrikan serta memastikan ketersediaan alat pemadam api ringan (APAR) di atas kapal guna mengantisipasi terjadinya kebakaran saat beroperasi maupun ketika bersandar di pelabuhan.

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami