JAKARTA, GEMADIKA.com – Ikan lele selama ini dikenal sebagai ikan konsumsi yang bernilai ekonomi. Namun, berbeda halnya di Amerika Serikat. Di negara bagian Maryland, lele biru (blue catfish) justru dianggap sebagai spesies invasif yang mengancam keseimbangan ekosistem perairan.

Untuk mengurangi populasinya, Departemen Sumber Daya Alam Maryland meluncurkan program khusus dengan memberikan insentif hingga USD 1.500 atau sekitar Rp26 juta kepada kapten kapal sewaan dan pemandu memancing yang ikut berpartisipasi dalam program penangkapan lele biru.

Program tersebut juga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengikuti perjalanan memancing lele biru secara gratis selama musim panas dan musim gugur 2026. Peserta akan dipilih melalui sistem undian, sementara para kapten kapal yang berminat dapat mendaftarkan diri kepada pemerintah setempat.

Lele biru dinilai menjadi ancaman serius bagi Teluk Chesapeake karena memangsa berbagai spesies asli yang memiliki nilai ekologis dan ekonomi penting, seperti kepiting biru, ikan white perch, dan ikan menhaden.

Baca juga :  Warong Nasi Pariaman Bangkit Lagi! Rumah Makan Nasi Padang Tertua di Singapura Hadir Kembali Selama 3 Hari

Tidak seperti aturan penangkapan ikan pada umumnya, pemerintah Maryland tidak memberlakukan batas jumlah tangkapan untuk lele biru. Semakin banyak ikan yang ditangkap, semakin baik bagi upaya pengendalian populasi spesies tersebut.

Lele biru juga dikenal memiliki ukuran yang sangat besar. Rekor tangkapan di Maryland mencapai bobot sekitar 37 kilogram, sehingga menjadi tantangan tersendiri bagi para pemancing.

Program ini merupakan bagian dari berbagai langkah pemerintah Maryland untuk mengendalikan penyebaran spesies invasif. Selain memberikan insentif, pemerintah juga mendukung penyelenggaraan turnamen memancing, pengumpulan data hasil tangkapan, serta bekerja sama dengan berbagai instansi dan pelaku industri perikanan.

Menurut Departemen Sumber Daya Alam Maryland, lele biru pertama kali diperkenalkan ke sejumlah sungai di kawasan Teluk Chesapeake, Virginia, pada era 1960-an hingga 1980-an. Seiring waktu, populasinya berkembang pesat dan menyebar ke berbagai sungai utama hingga mengganggu keseimbangan ekosistem serta berdampak pada menurunnya populasi kepiting biru yang menjadi salah satu komoditas penting di wilayah tersebut.

Baca juga :  POGI Ingatkan Menstruasi Berkepanjangan dan Nyeri Berlebih Bisa Jadi Tanda Gangguan Reproduksi

Senator Maryland, Angela Alsobrooks, menegaskan bahwa keberadaan lele biru liar telah menyebabkan kerusakan ekologis yang serius.

“Ikan lele liar invasif yang ditangkap di alam liar menciptakan ancaman signifikan dan menyebabkan kerusakan ekologis. Saya berharap dapat menghilangkan ancaman yang disebabkan oleh spesies invasif ini untuk selamanya,” kata Senator Maryland, Angela Alsobrooks.

Melalui program ini, pemerintah berharap populasi lele biru dapat ditekan sehingga keseimbangan ekosistem Teluk Chesapeake dapat kembali terjaga sekaligus mendukung keberlangsungan sektor perikanan di wilayah tersebut.

Dilansir dari Detiknet.

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami