GROBOGAN,GEMADIKA.com – Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam sekaligus menyambut 10 Muharram 1448 Hijriah, Pemerintah Desa Dimoro, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim piatu pada Rabu malam (25/6/2026). Kegiatan yang berlangsung penuh khidmat dan sarat nilai kemanusiaan tersebut menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Sebanyak 27 anak yatim piatu menerima santunan dari Pemerintah Desa Dimoro. Bantuan tersebut bersumber dari anggaran desa yang dialokasikan untuk kegiatan sosial kemasyarakatan serta mendapat tambahan dukungan dana pribadi dari Kepala Desa Dimoro, Totok, sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral kepada anak-anak yang membutuhkan perhatian bersama.

Kegiatan ini dihadiri perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga yang turut memberikan doa dan dukungan kepada para penerima santunan. Suasana haru dan kebersamaan begitu terasa ketika santunan diserahkan secara langsung kepada anak-anak yatim piatu yang hadir.
Kepala Desa Dimoro, Totok, menjelaskan bahwa peringatan 10 Muharram bukan hanya menjadi agenda keagamaan semata, tetapi juga harus dimaknai sebagai momentum untuk memperkuat solidaritas sosial dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama, khususnya anak-anak yatim piatu.
“Santunan ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian Pemerintah Desa Dimoro kepada anak-anak yatim piatu. Kami ingin memastikan bahwa mereka merasakan kehadiran pemerintah dan masyarakat yang selalu peduli terhadap masa depan mereka. Momentum 10 Muharram mengajarkan kita untuk berbagi, mempererat persaudaraan, dan meningkatkan rasa kemanusiaan,” ujar Totok.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pembangunan desa tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan sosial dan spiritual masyarakat. Menurutnya, keberhasilan sebuah desa tidak semata diukur dari infrastruktur yang berdiri megah, melainkan juga dari kepedulian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian.
“Anak-anak yatim adalah amanah yang harus kita jaga bersama. Mereka berhak mendapatkan perhatian, kasih sayang, serta dukungan agar dapat tumbuh menjadi generasi yang kuat, berakhlak, dan memiliki masa depan yang lebih baik. Pemerintah desa akan terus berupaya menghadirkan program-program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” tambahnya.
Kegiatan santunan ini mendapat apresiasi dari warga yang menilai langkah Pemerintah Desa Dimoro sebagai contoh nyata kepemimpinan yang tidak hanya hadir dalam urusan pemerintahan, tetapi juga aktif membangun nilai-nilai sosial dan keagamaan di tengah masyarakat.
Peringatan 10 Muharram yang dikenal sebagai bulan penuh keberkahan tersebut menjadi pengingat bahwa semangat gotong royong, kepedulian, dan berbagi kepada sesama harus terus dijaga. Apa yang dilakukan Pemerintah Desa Dimoro menjadi bukti bahwa kehadiran pemerintah desa dapat dirasakan secara nyata melalui aksi sosial yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial semakin tumbuh, sehingga tercipta masyarakat yang harmonis, religius, dan saling mendukung dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Joko Purnomo
Tim Gemadika Melaporkan
25 Juni 2026


