JOMBANG, GEMADIKA.com – Ketenangan warga Desa Curahmalang, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, sempat terusik akibat ulah seorang pria berinisial R yang diduga mengalami gangguan psikologis setelah perceraian yang dialaminya.

Warga mengeluhkan aksi R yang kerap menyalakan sound horeg dengan volume sangat tinggi pada malam hari saat sebagian besar masyarakat sedang beristirahat. Aktivitas tersebut berlangsung berulang kali dan menimbulkan keresahan di lingkungan sekitar.

Menurut keterangan warga, suara dentuman keras dari perangkat audio berdaya besar itu membuat banyak warga kesulitan tidur dan mengganggu kenyamanan lingkungan. Kondisi tersebut berlangsung dalam beberapa waktu hingga akhirnya memicu protes dari masyarakat setempat.

Sejumlah warga sempat berupaya menegur R secara baik-baik agar menghentikan atau setidaknya mengurangi volume suara yang dianggap mengganggu. Namun upaya persuasif tersebut tidak membuahkan hasil.

Baca juga :  Terdesak Biaya Sekolah Anak, Pria di Mojokerto Bobol Toko Kelontong lalu Tinggalkan Surat Permintaan Maaf

Justru sebaliknya, R diduga merespons teguran warga dengan emosi. Bahkan, menurut laporan masyarakat, ia sempat melontarkan ancaman kepada salah seorang tetangga yang mencoba menegurnya.

Situasi yang semakin tidak kondusif membuat warga khawatir akan potensi gangguan keamanan dan keselamatan di lingkungan mereka. Dugaan bahwa R mengalami tekanan psikologis akibat masalah pribadi juga menjadi perhatian warga setempat.

Menyikapi laporan tersebut, aparat kepolisian akhirnya turun langsung ke lokasi pada Minggu (14/6/2026). Petugas melakukan penanganan terhadap yang bersangkutan guna mencegah terjadinya gangguan keamanan yang lebih luas.

Polisi kemudian mengamankan R untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku. Langkah tersebut sekaligus mengakhiri keresahan warga yang selama ini terganggu oleh suara sound horeg pada malam hari.

Baca juga :  Gadis Penyandang Tunagrahita di Pasuruan Diduga Jadi Korban Pemerkosaan, Keluarga Desak Polisi Tangkap Pelaku

Peristiwa ini menjadi pengingat penting mengenai dampak psikologis yang dapat muncul akibat persoalan kehidupan pribadi. Dukungan keluarga, lingkungan sosial, serta pendampingan yang tepat dinilai sangat penting untuk membantu seseorang menghadapi tekanan mental agar tidak berkembang menjadi tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Setelah penanganan dilakukan aparat, warga Desa Curahmalang berharap suasana lingkungan kembali aman, nyaman, dan kondusif seperti sediakala.

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami