JAKARTA, GEMADIKA.com – Ribuan desa di Indonesia masih gelap gulita termasuk daerah terpencil yang sulit dijangkau, untuk menerangi seluruh pelosok Nusantara, pemerintah Prabowo memerlukan anggaran fantastis sebesar Rp64,09 triliun.

Sekjen Kementerian ESDM Dadan Kusdiana mengatakan dana ini untuk membangun infrastruktur listrik ke wilayah yang sulit dijangkau. Rp61,65 triliun untuk program listrik desa dan Rp2,44 triliun untuk bantuan pasang baru listrik.

“Sehingga totalnya untuk melistriki seluruh rumah tangga di Indonesia diperlukan anggaran tambahan Rp64,09 triliun,” katanya dalam rapat DPR, Rabu (3/9).Tahun depan, pemerintah siapkan anggaran Rp3,8 triliun untuk menerangi 6.700 dusun yang belum ada listrik.

Baca juga :  Sering Begah dan Susah BAB Setelah Makan Daging? Ini Penjelasan Dokter

“Ini akan dipakai untuk pertama untuk perpanjangan jaringan distribusi untuk rumah tangga termasuk juga masalah melistriki daerah yang secara teknis ini sangat sulit untuk dilakukan dengan jaringan-jaringan PLN,” jelasnya.

Selanjutnya, Rp5 triliun akan dialokasikan untuk 1.135 lokasi di Indonesia.

Baca juga :  Roket New Glenn Blue Origin Meledak Saat Uji Coba di Florida, Misi Bulan NASA Terancam Molor

“Ini terdiri dari perpanjangan grid jaringan distribusi dan juga PLTS Komunal atau mungkin nanti juga ada yang PLTS individual,” tambahnya.

Program listrik desa ini bagian dari fokus utama Prabowo tahun depan untuk memperkuat ketahanan energi dengan total anggaran Rp402,4 triliun untuk subsidi BBM, listrik, LPG 3 kg, dan pengembangan energi terbarukan. (MonD)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami