BANDUNG, GEMADIKA.com – Menguatnya nilai tukar Ringgit Malaysia (MYR) terhadap Rupiah Indonesia (IDR) membuat banyak wisatawan asal Malaysia merasa lebih leluasa saat berbelanja di Indonesia.
Per Mei 2026, nilai tukar 1 Ringgit Malaysia berada di kisaran Rp4.400 hingga Rp4.490. Dengan kurs tersebut, uang sebesar RM500 kini setara lebih dari Rp2,2 juta.
Fenomena ini membuat para turis Malaysia merasa daya beli mereka meningkat drastis ketika berkunjung ke Indonesia, khususnya untuk wisata belanja di pusat-pusat perniagaan seperti Pasar Baru Trade Center Bandung dan Thamrin City Jakarta.
Salah seorang wisatawan Malaysia mengaku terkejut dengan perubahan nilai tukar dibanding tahun sebelumnya.
“Tahun lalu saya tukar RM500–600 baru dapat Rp2 juta. Tapi tahun ini, RM500 sudah dapat Rp2 juta. Kami semua jadi merasa kaya. Belanja murah,” ujar wisatawan tersebut.
Para pelancong asal negeri jiran itu diketahui banyak memborong pakaian, terutama gamis dan abaya, karena dinilai jauh lebih murah dibanding harga di Malaysia.
Mereka menyebut harga gamis abaya di Malaysia bisa mencapai RM100, sementara di Indonesia produk serupa dapat diperoleh dengan harga setara sekitar RM30 saja.
Berdasarkan data konversi mata uang internasional, nilai tukar riil RM500 saat ini berada di kisaran Rp2.230.000 hingga Rp2.245.000, tergantung kurs harian yang berlaku.
Penguatan Ringgit terhadap Rupiah ini juga dinilai memberi dampak positif terhadap sektor wisata belanja di Indonesia karena meningkatkan kunjungan wisatawan asing, khususnya dari Malaysia.
Selain Bandung dan Jakarta, sejumlah pusat grosir dan destinasi wisata belanja lain di Indonesia juga mulai ramai dikunjungi wisatawan Malaysia yang memanfaatkan selisih kurs mata uang tersebut.




