MAMUJU, GEMADIKA.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat terus menggencarkan penyaluran bantuan sosial (bansos) pada tahun 2025. Program ini difokuskan untuk mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrem serta membantu warga rentan miskin di seluruh wilayah Sulbar.

Selain bansos reguler berupa beras dan bantuan tunai, Pemprov Sulbar juga menyalurkan berbagai program pemberdayaan, mulai dari bantuan kelompok tani, pelaku UMKM, hingga Kelompok Usaha Bersama (KUBE).

Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, bersama Wakil Gubernur Salim S Mengga, sebelumnya menegaskan bahwa penyaluran bansos 2025 diarahkan agar lebih terarah, efektif, dan tepat sasaran.

Baca juga :  Banjir dan Longsor Hantam Mamasa dan Polman, 23 Jiwa Terdampak BPBD Sulbar Siaga 24 Jam

Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Sulbar, Idham Halik, mengatakan sejumlah program bansos sudah mulai digulirkan.

“Seperti bantuan beras 10 kg per ojek online (Ojol). Penerima sebanyak 591 orang. Program ini merupakan inisiatif Bapak Gubernur, Suhardi Duka,” ujar Idham Halik, Jumat (19/9/2025).

Sementara itu, untuk program pemberdayaan KUBE tahun 2025, pihaknya masih menunggu penandatanganan Surat Keputusan (SK) Gubernur.

“SK-nya sudah ada di meja Pak Gubernur, tinggal ditandatangani. Kalau sudah, kami segera salurkan. Bantuan program KUBE ini tersebar di enam kabupaten dengan total 120 kelompok,” ungkapnya.

Baca juga :  Perkuat Kapasitas Pengawasan, APIP Inspektorat Sulbar Ikuti Sharing Session Pengelolaan Keuangan Daerah

Kebijakan ini merupakan bagian dari strategi nasional dalam menekan angka kemiskinan ekstrem dan mewujudkan pemerataan kesejahteraan. Pendekatan baru yang dilakukan Pemprov Sulbar diharapkan mampu menjangkau masyarakat paling rentan sehingga dampak program bansos bisa lebih terasa secara nyata. (Antyka)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami