GROBOGAN, GEMADIKA.com – Pemerintah Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, terus berkomitmen memperkuat infrastruktur desa demi menciptakan lingkungan yang aman dan tangguh bencana. Salah satu program terbaru yang telah direalisasikan adalah pembangunan talud di sisi bibir sungai Dusun Pucang Utara RT 04 RW 05, yang berfungsi untuk mencegah terjadinya longsor dan banjir saat musim hujan.
Kepala Desa Tambirejo, Yakup Raras Puspianto, yang akrab disapa Aan, menyampaikan bahwa pembangunan talud ini merupakan langkah strategis dalam mitigasi bencana dan normalisasi aliran sungai.
“Talud ini sangat dibutuhkan oleh warga, karena posisinya berada di sisi bibir kali. Sebelumnya, lokasi ini rawan longsor saat debit air tinggi. Dengan dibangunnya talud ini, kita harap bisa mencegah kerusakan tanah dan mengurangi risiko banjir,” ujar Aan, Senin (20/10/2025).

Dibangun Melalui Bankeu Provinsi, Libatkan Partisipasi Warga
Pembangunan talud di Dusun Pucang Utara ini didanai melalui Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi Jawa Tengah dengan nilai anggaran sebesar Rp150 juta. Talud dibangun dengan tinggi 3 meter dan panjang 45 meter, dan dikerjakan secara swakelola oleh Pemerintah Desa Tambirejo dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat.
Warga menyambut gembira pembangunan ini. Antusiasme terlihat dari keikutsertaan mereka dalam membantu pengerjaan proyek maupun menjaga lingkungan di sekitar lokasi.
“Alhamdulillah, warga sangat mendukung. Ini menunjukkan bahwa masyarakat sadar akan pentingnya infrastruktur yang baik untuk mendukung kehidupan mereka sehari-hari,” tambah Aan.
Dukung Ketahanan Lingkungan dan Kesejahteraan Warga
Pemerintah Desa Tambirejo menegaskan komitmennya untuk terus melaksanakan pembangunan infrastruktur yang tidak hanya berfokus pada peningkatan aksesibilitas, tetapi juga pada ketahanan lingkungan. Pembangunan talud ini diharapkan dapat melindungi permukiman warga dari ancaman bencana alam sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Kami akan terus berupaya membangun dan memperkuat infrastruktur melalui program-program bantuan dari pemerintah pusat maupun provinsi,” tutup Aan.
(Joko Purnomo)




