REMBANG, GEMADIKA.com – Sebanyak 173 calon perangkat desa dari 11 desa di Kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang, mengikuti seleksi perangkat desa tahun 2025 yang digelar di Sekolah Tinggi Ilmu Bisnis Kumala Nusa (STIBSA) Yogyakarta, Kamis (13/11/2025).
Kegiatan seleksi berlangsung di Prima SR Hotel & Convention Sleman, dengan pengawasan langsung dari panitia desa, panitia pengawas, serta panitia pengendali untuk memastikan proses berjalan transparan, objektif, dan profesional.
Camat Rembang, Abdul Rouf, menjelaskan bahwa seleksi ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah kecamatan dalam mewujudkan proses rekrutmen perangkat desa yang akuntabel.
“Kami berharap nantinya akan terpilih calon perangkat desa terbaik melalui ujian tertulis, ujian komputer, dan wawancara, ditambah dengan penilaian bobot pengabdian, ijazah pendidikan, serta domisili,” terang Rouf.
Lebih lanjut, Rouf menambahkan bahwa tantangan pemerintahan desa ke depan semakin kompleks, sehingga perangkat desa dituntut memiliki kemampuan adaptif terhadap teknologi dan pelayanan publik.
“Kami ingin perangkat desa yang melek teknologi dan juga humanis. Agar pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, serta pembangunan ekonomi desa bisa berjalan maksimal,” ungkapnya melalui pesan singkat.
11 Desa Ikut Seleksi Perangkat Desa Rembang 2025
Adapun daftar desa yang mengikuti seleksi perangkat desa Kecamatan Rembang 2025 antara lain:
- Desa Sumberjo: 34 peserta
- Desa Pasar Banggi: 5 peserta
- Desa Tritunggal: 12 peserta
- Desa Kedungrejo: 28 peserta
- Desa Ngadem: 4 peserta
- Desa Turusgede: 2 peserta
- Desa Kumendung: 11 peserta
- Desa Sawahan: 32 peserta
- Desa Tireman: 14 peserta
- Desa Punjulharjo: 10 peserta
- Desa Sridadi: 21 peserta
Secara keseluruhan, seleksi ini dibuka untuk 14 formasi jabatan perangkat desa, yang akan mengisi sejumlah posisi strategis di pemerintahan desa masing-masing.
Panitia dan Pengawasan Ketat
Selain peserta, kegiatan ini juga diikuti oleh 63 panitia desa yang mendampingi peserta dari masing-masing desa.
Rinciannya:
Sumberjo (6 orang), Sawahan (6), Kedungrejo (6), Pasar Banggi (5), Tritunggal (6), Ngadem (4), Kumendung (6), Punjulharjo (7), Turusgede (6), Sridadi (5), dan Tireman (6).
Turut hadir pula 7 panitia pengawas serta 8 panitia pengendali untuk memastikan seluruh proses seleksi berjalan sesuai Peraturan Bupati Rembang dan standar teknis dari STIBSA Yogyakarta.
Proses Seleksi Transparan dan Terintegrasi
Ketua Panitia Seleksi Perangkat Desa Punjulharjo, Kamto, mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan berbagai persiapan sejak awal agar peserta memahami prosedur seleksi dengan baik.
“Para calon perangkat desa Punjulharjo sudah mendapatkan pembekalan sejak awal, mulai dari syarat administrasi hingga tata tertib pelaksanaan. Semua sesuai dengan Peraturan Bupati dan standar teknis dari STIBSA,” jelas Kamto.
Seleksi berlangsung satu hari penuh dengan sistem terintegrasi antara ujian tertulis, praktik komputer, dan wawancara. Hasil akhir seleksi akan diserahkan kepada panitia tingkat desa untuk proses penetapan sesuai peraturan yang berlaku.(aziz)




