SUKA MAKMUE, GEMADIKA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya menggelar Rapat Koordinasi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Tahun 2025. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Cut Yulie Sofia, S.T., mewakili Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H.
Rakor berlangsung di Aula Bappeda, Kompleks Perkantoran Suka Makmue, Rabu (3/12/2025), dan diikuti 41 peserta yang merupakan PPID Pelaksana dari seluruh Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) di lingkungan Pemkab Nagan Raya.
Plt Kadis Kominfo menegaskan bahwa di era transformasi digital, masyarakat semakin kritis serta menuntut layanan informasi yang cepat, tepat, dan mudah diakses.

“Karena itu, keberadaan PPID, baik PPID Utama maupun PPID Pelaksana, menjadi komponen strategis dalam memastikan kualitas keterbukaan informasi publik di Kabupaten Nagan Raya,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa PPID Pelaksana memegang peran vital dalam memastikan layanan informasi publik pada setiap perangkat daerah berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan.
Rakor PPID juga dimaksudkan untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Sebelumnya, Kepala Bidang Pengelolaan dan Layanan Informasi Publik Dinas Kominfo Nagan Raya, Tamtawi, S.E., M.Si., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman sekretaris atau pejabat setingkat di seluruh SKPK terkait tugas dan fungsi PPID Pelaksana.
Selain itu, rakor juga bertujuan menyamakan persepsi mengenai mekanisme penyediaan, pendokumentasian, serta pelayanan informasi publik.
“Selanjutnya, kegiatan ini juga untuk memperkuat koordinasi antara PPID Utama dan PPID Pelaksana guna mewujudkan pelayanan informasi publik yang cepat, tepat, dan akuntabel,” sebutnya.
Rakor PPID Tahun 2025 menghadirkan narasumber Vicky Bastianda, Komisioner Komisi Informasi Aceh, yang memaparkan materi berjudul “Praktik Baik Pengelolaan Informasi Publik: Peran dan Fungsi PPID”.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif antara peserta dan narasumber.
(Rahmat P Ritonga)




