GROBOGAN, GEMADIKA.com – Program ketahanan pangan di Desa Juworo, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan, terus menunjukkan hasil positif. Melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Maju Jaya, Desa Juworo mengembangkan peternakan kambing Sapira sebagai salah satu pilar penguatan ekonomi dan ketahanan pangan desa, Selasa (13/01/2025).
Saat ini, BUMDes Maju Jaya Desa Juworo mengelola sebanyak 15 ekor kambing Sapira dewasa, ditambah 6 ekor anakan hasil pembibitan. Kambing-kambing tersebut diperah secara rutin dua kali sehari, yakni pada pagi hari pukul 07.00 WIB dan sore hari pukul 15.00 WIB.
Produksi Susu 1,5-2 Liter Per Ekor Per Hari
“Setiap ekor kambing Sapira mampu menghasilkan susu sekitar 1,5 hingga 2 liter per hari,” ungkap Nur Asigit, Pengawas BUMDes Desa Juworo, saat ditemui Tim Gemadika di lokasi peternakan, Selasa (13/1/2026).
Susu kambing Sapira hasil perahan tersebut dikemas dalam botol berukuran 500 mililiter dan saat ini dipasarkan dengan harga Rp12.000 per botol. Produk susu ini menjadi salah satu komoditas unggulan desa yang berpotensi dikembangkan lebih luas untuk pasar lokal maupun regional.

Pembibitan Hasilkan Anakan Berkualitas
Nur Asigit juga menjelaskan bahwa pihaknya melakukan persilangan (blasteran) antara kambing Sapira dengan kambing lokal untuk meningkatkan produktivitas dan adaptasi terhadap kondisi lingkungan setempat. Hasilnya, telah lahir empat ekor anakan dari proses pembibitan tersebut.
“Menariknya, hasil peranakan ini memiliki karakteristik yang sangat mirip dengan pejantan kambing Sapira. Ini menunjukkan kualitas genetik yang baik untuk dikembangkan lebih lanjut,” jelasnya.

Buka Peluang Usaha dan Kesejahteraan
Program peternakan kambing Sapira ini tidak hanya bertujuan meningkatkan ketahanan pangan desa, tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan warga sekitar melalui penjualan susu dan hasil ternak lainnya.
Dengan pengelolaan yang berkelanjutan dan dukungan penuh dari BUMDes Maju Jaya, Desa Juworo optimistis peternakan kambing Sapira dapat menjadi model pengembangan ketahanan pangan desa berbasis potensi lokal yang dapat ditiru oleh desa-desa lain di Kabupaten Grobogan.
Ke depan, BUMDes Maju Jaya berencana memperluas pangsa pasar susu kambing Sapira hingga ke tingkat kecamatan dan kabupaten, sekaligus meningkatkan kapasitas produksi dengan menambah jumlah ternak. (Joko P)




