GROBOGAN, GEMADIKA.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Karangrejo, Kecamatan Grobogan, Kabupaten Grobogan, tengah membangun Rumah Joglo di area Pemakaman Gedong, Senin (19/1/2026). Pembangunan ini ditujukan sebagai sarana istirahat bagi para peziarah sekaligus upaya pelestarian nilai sejarah dan budaya lokal yang memiliki makna penting bagi masyarakat Grobogan.
Kepala Desa Karangrejo, Dwi Sri Astutik, melalui pesan yang disampaikan kepada masyarakat menekankan pentingnya menjaga dan melestarikan situs-situs bersejarah, khususnya yang berkaitan dengan leluhur Grobogan. Ia mengajak warga Karangrejo dan sekitarnya untuk terus “nguri-uri” (melestarikan) sejarah, terutama yang melekat di kawasan Pemakaman Gedong.
“Rumah joglo ini dibangun bukan hanya untuk kenyamanan peziarah, tetapi juga sebagai pengingat bahwa tempat ini memiliki nilai sejarah yang tinggi dan harus dijaga bersama,” pesan Kepala Desa Karangrejo.
Juru kunci Makam Gedong, Wahono, menjelaskan bahwa pemakaman tersebut merupakan salah satu situs bersejarah penting di Grobogan. Di lokasi tersebut dimakamkan tokoh berpengaruh dalam sejarah pemerintahan daerah yang hingga kini masih dihormati.

“Di Pemakaman Gedong ini terdapat makam Kanjeng Raden Tumenggung Adipati Suryo Negoro, yang merupakan Bupati Grobogan ke-2. Beliau adalah bagian dari sejarah besar Grobogan yang perlu terus dikenalkan kepada generasi muda,” ungkap Wahono.
Ia menambahkan, Pemakaman Gedong tidak hanya menjadi tempat ziarah rohani, tetapi juga menyimpan nilai historis yang kaya. Makam ini menjadi saksi bisu perjalanan panjang pemerintahan di wilayah Grobogan sejak masa lampau.
Wahono menyatakan bahwa keberadaan Rumah Joglo akan mendukung aktivitas ziarah sekaligus menjadi ruang edukasi sejarah bagi masyarakat yang datang berkunjung, terutama kalangan pelajar dan generasi muda.
“Dengan adanya fasilitas ini, kami berharap lebih banyak generasi muda yang tertarik belajar sejarah daerahnya sendiri. Ini penting untuk membangun karakter dan identitas lokal,” jelasnya.
Ia berharap pembangunan ini mampu meningkatkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga warisan sejarah dan budaya. Rumah Joglo juga akan dilengkapi dengan papan informasi yang menjelaskan sejarah Pemakaman Gedong dan tokoh-tokoh yang dimakamkan di sana.
Pembangunan Rumah Joglo di Makam Gedong mendapat respons positif dari warga setempat. Beberapa warga yang ditemui Tim Gemadika menyambut baik inisiatif pemerintah desa dalam melestarikan situs bersejarah.
“Kami senang ada perhatian khusus untuk tempat ini. Selama ini banyak orang datang ziarah, tapi belum ada tempat untuk istirahat. Dengan adanya rumah joglo, peziarah akan lebih nyaman,” ujar salah seorang warga.
Selain meningkatkan kenyamanan peziarah, fasilitas ini diharapkan menjadi simbol komitmen Pemdes Karangrejo dalam merawat sejarah, budaya, dan identitas lokal Grobogan. Pembangunan ini juga menunjukkan bahwa pelestarian nilai budaya dapat berjalan seiring dengan peningkatan pelayanan kepada masyarakat. (Joko P)




