GROBOGAN, GEMADIKA.com – Pemerintah Desa Ngrandah, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) Pertanggungjawaban Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sidomakmur Tahun 2025 sebagai bentuk transparansi pengelolaan usaha desa.

Kepala Desa Ngrandah, Sri Untari, menjelaskan perbedaan BUMDes dengan Koperasi Desa Merah Putih yang sama-sama bertujuan memperkuat ekonomi desa.

“BUMDes dan Koperasi Merah Putih hampir sama, tetapi berbeda. Untuk koperasi saat ini masih sebatas penyediaan gedung dan lokasi. Ke depan seperti apa sistem dan aturannya, kita masih menunggu regulasi yang jelas dan akan kita ikuti sesuai ketentuan,” ujarnya.

Baca juga :  Pemdes Bandungharjo Gandeng Perhutani dan LMDH, Gelar Sosialisasi Pembuatan Bibit Jati di RPH Ngroto
Suasana Musyawarah Desa Pertanggungjawaban BUMDes Sidomakmur Tahun 2025 di Balai Desa Ngrandah, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Rabu (28/01/2026). (Foto: Dok Media Gemadika)

Sri Untari menegaskan komitmen pemerintah desa untuk terus mengembangkan program desa dan mendorong kemandirian berbasis digitalisasi.

“Kami berharap seluruh program yang sudah berjalan bisa terus ditingkatkan, terutama dalam mendukung kemandirian desa dan penguatan sistem digital pelayanan serta usaha desa,” tambahnya.

Camat Toroh yang berhalangan hadir diwakili Bapak Edy. Perwakilan Camat menekankan pentingnya pengelolaan BUMDes yang profesional, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca juga :  Resep Garang Asem Khas Grobogan, Sajian Gurih Asam Pedas yang Bikin Ketagihan!

Musdes juga diisi pemaparan Pendamping Desa (PD) tentang evaluasi kinerja BUMDes Sidomakmur dan mendorong sinergi antara pemerintah desa, pengelola BUMDes, dan masyarakat.

Pemerintah Desa Ngrandah berharap BUMDes Sidomakmur dapat optimal sebagai penggerak ekonomi lokal dan mendukung kesejahteraan masyarakat desa.

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami