GROBOGAN, GEMADIKA.com – Pemerintah Desa Bandungharjo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) Laporan Pertanggungjawaban Tahunan BUMDes Cindelaras Tahun 2025 sebagai bentuk transparansi pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Musdes dihadiri perangkat desa, BPD, pengurus BUMDes, pendamping desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan pemuda desa. Kegiatan berlangsung tertib meskipun cuaca kurang mendukung.
Ketua BPD Bandungharjo dalam sambutannya menegaskan bahwa laporan pertanggungjawaban BUMDes merupakan kewajiban tahunan sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat desa.
Direktur BUMDes Cindelaras Bandungharjo, Mas Yanto, menyampaikan laporan perkembangan usaha BUMDes yang bersumber dari alokasi 20 persen Dana Desa. Salah satu program yang telah berjalan adalah usaha peternakan kambing dengan pembelian 25 ekor kambing.

Usaha tersebut baru berjalan sekitar dua bulan dan masih dalam tahap uji coba sehingga belum dilakukan penjualan. Namun diharapkan ke depan mampu menambah aset desa, membuka peluang ekonomi warga, serta meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD).
Pemerintah desa dan BPD mendorong agar BUMDes terus berinovasi dan bersinergi dengan koperasi serta pelaku usaha desa, sehingga tidak terjadi persaingan yang merugikan masyarakat.
Pendamping desa mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam pengelolaan keuangan, mengingat banyak BUMDes di daerah lain yang gagal akibat salah kelola.
“Fokus utama saat ini adalah menjaga agar modal tetap aman dan usaha berjalan, keuntungan akan mengikuti,” ujarnya.
Musdes juga menegaskan dukungan Desa Bandungharjo terhadap program ketahanan pangan nasional dengan memaksimalkan pemanfaatan dana desa sesuai ketentuan.
Acara ditutup dengan komitmen bersama antara Pemdes, BPD, dan pengurus BUMDes untuk menjaga transparansi dan keberlanjutan usaha desa. (Joko P)




