GROBOGAN, GEMADIKA.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Rejosari, Kecamatan Grobogan, Kabupaten Grobogan, sukses melaksanakan kegiatan lelang sewa Tanah Kas Desa (Bondo Deso) untuk Masa Tanam (MT) 2026/2027. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Desa Rejosari, Rabu (11/02/2026) pukul 08.30 WIB.

Hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut Camat Grobogan, Ibu Suparti, Kepala Desa Rejosari, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), seluruh Perangkat Desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta ratusan warga masyarakat desa yang mayoritas berprofesi sebagai petani sebagai peserta lelang.

Kehadiran Camat Grobogan, Ibu Suparti, dalam acara ini bertujuan untuk memantau langsung jalannya proses lelang agar tetap transparan, kondusif, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Baca juga :  Sedan Ringsek Usai Tabrakan dengan Truk di Pasar Hewan Ketitang Grobogan

Dalam kesempatannya, beliau mengapresiasi semangat gotong royong dan ketertiban warga Rejosari dalam mengikuti prosedur lelang tahunan ini.

Sementara itu, Kepala Desa Rejosari, Bapak Ali Sadikin, dalam sambutannya turut memberikan pengarahan kepada seluruh peserta. Ia berharap sistem lelang tertutup yang diterapkan tahun ini dapat menjaga kondusivitas, kerukunan antar warga, serta memastikan transparansi pengelolaan aset desa demi kemajuan pembangunan Desa Rejosari.

Ratusan petani warga Desa Rejosari tampak antusias namun tetap tertib saat menunggu giliran panggilan lelang di pendopo Balai Desa. (MonD/Media Gemadika)

Mekanisme lelang berjalan dengan sangat tertib. Panitia lelang menerapkan sistem Lelang Tertutup dengan memanggil nama peserta satu per satu secara bergiliran. Setiap warga yang namanya dipanggil dipersilakan maju untuk mengajukan penawarannya secara privat terhadap blok sawah yang diminati.

Baca juga :  Wabup Blora Curhat Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Respons Gubernur Jateng Picu Perdebatan di Medsos

Metode ini terbukti efektif mencegah persaingan yang tidak sehat antar warga. Meskipun dilakukan secara tertutup, proses penentuan pemenang tetap diawasi oleh saksi dan unsur pimpinan kecamatan untuk memastikan tidak ada kecurangan. Peserta terlihat antusias namun tetap tenang menunggu giliran pemanggilan.

Kegiatan ditutup dengan penandatanganan berita acara lelang oleh pemenang, saksi, dan Pemerintah Desa, serta diakhiri dengan doa bersama demi kelancaran masa tanam tahun 2026-2027. (Mond)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami