GROBOGAN, GEMADIKA.com – Pemerintah Desa Tanggungharjo, Kecamatan Grobogan, Kabupaten Grobogan, menggelar kegiatan Monitoring Desa serta Serah Terima (MDST) yang dirangkai dengan monitoring dan evaluasi (monev) kegiatan Tahun Anggaran 2025, Rabu (11/2/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Camat Grobogan Suprapti, Kepala Desa Tanggungharjo Sudarsono, perangkat desa, BPD, LPMD, pendamping desa, tokoh masyarakat, serta unsur terkait lainnya.

Camat Tekankan Transparansi dan Ketahanan Pangan

Dalam sambutannya, Camat Grobogan Suprapti menyampaikan bahwa MDST menjadi forum penting untuk memastikan seluruh program desa berjalan sesuai aturan dan prinsip transparansi.

Pada tahun 2025, dana ketahanan pangan tahap kedua sebesar Rp245 juta direalisasikan untuk program ternak ayam petelur.

“Alhamdulillah, saat ini produksi telur sudah berjalan. Ini menjadi langkah positif dalam mendukung program ketahanan pangan desa,” ujarnya.

Selain itu, Camat juga menyoroti evaluasi BUMDes Sidomukti, khususnya unit simpan pinjam dengan total perputaran dana mencapai Rp100 juta sejak 2018 hingga 2022. Ia menegaskan agar pengelolaan dana masyarakat dilakukan secara bertanggung jawab.

Baca juga :  Pemdes Pilangpayung Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila Secara Daring dari Kantor Desa

“Dana ini adalah uang masyarakat yang harus dipertanggungjawabkan dan terus berputar demi kesejahteraan bersama,” tegasnya.

(Dok Media Gemadika)

Tujuan MDST: Transparansi Hasil Pembangunan

Sementara itu, Perangkat Desa Tanggungharjo, Khoirul, menjelaskan bahwa tujuan utama pelaksanaan MDST tahun ini adalah untuk memastikan transparansi hasil pembangunan desa selama tahun 2025.

“Tujuan MDST tahun ini guna transparansi hasil pembangunan Pemerintah Desa Tanggungharjo tahun 2025 yang dipaparkan oleh TPK, sehingga semua kegiatan yang dilakukan benar-benar telah terlaksana dan hasilnya bisa dicek langsung di lapangan,” jelas Khoirul.

Ia menambahkan, indikator keberhasilan program MDST yang ditetapkan kecamatan salah satunya adalah seluruh pembangunan telah terlaksana sesuai perencanaan.

“Untuk indikatornya terutama pembangunan sudah terlaksana semua, tinggal nanti pelaksanaan pelaporan berapa alokasi anggaran yang digunakan,” tambahnya.

Baca juga :  Pemdes Tambirejo Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila Secara Daring Bersama Pemkab Grobogan

Anggaran dan Sumber Pendanaan MDST

Terkait anggaran pelaksanaan MDST, Khoirul menyebutkan bahwa kegiatan tersebut menggunakan anggaran sekitar Rp6.000.000.

“Untuk anggaran MDST sekitar Rp6.000.000, itu untuk kegiatan makan minum,” terangnya.

Adapun sumber pendanaan kegiatan MDST berasal dari Pendapatan Asli Desa (PADes) serta Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) tahun sebelumnya yang tidak digunakan.

Komitmen Pemerintah Desa

Kepala Desa Tanggungharjo, Sudarsono, menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel.

“Kami siap menerima masukan demi perbaikan administrasi dan pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan MDST ini menjadi momentum evaluasi bersama antara pemerintah desa dan masyarakat guna memastikan seluruh program berjalan sesuai aturan serta memberikan manfaat nyata bagi warga Desa Tanggungharjo. (Joko P)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami