GRBOGAN,GEMADIKA.com – Program Karya Bakti Mandiri (KBM) Tahap II Tahun 2026 resmi ditutup dalam sebuah upacara yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Penutupan kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Grobogan, Setyo Hadi, didampingi Camat setempat, Kapolres Grobogan, serta Komandan Kodim (Dandim) Kodim 0717/Grobogan.

Kegiatan yang dilaksanakan secara terpadu antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat itu menjadi wujud nyata sinergitas dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan. Selama pelaksanaan KBM Tahap II, sejumlah sasaran fisik berhasil diselesaikan, mulai dari pembangunan dan perbaikan jalan desa, pos kampling , jambanisasi, hingga fasilitas umum lainnya.

Bupati Grobogan bersama Camat Grobogan Dandim 0717/Grobogan dan Kapolres Grobogan menghadiri penutupan Karya Bakti Mandiri Tahap II Tahun 2026.

Dalam sambutannya, Bupati Setyo Hadi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran TNI, Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta masyarakat yang telah bekerja sama menyukseskan program tersebut. Ia menegaskan bahwa Karya Bakti Mandiri bukan hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan.

Baca juga :  Usai Cor Bangunan, Pekerja di Grobogan Mendadak Lemas dan Meninggal Dunia saat Istirahat

“Sinergi seperti inilah yang harus terus kita jaga. Kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dan masyarakat menjadi kunci percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan warga,” ujarnya.

Camat setempat juga menyampaikan bahwa keberadaan program KBM sangat membantu percepatan pembangunan di desa, terutama pada sektor infrastruktur dasar yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Ia berharap hasil pembangunan dapat dirawat dan dimanfaatkan secara optimal.

“Program ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga membangun kebersamaan, kekompakan, dan semangat gotong royong di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Dandim 0717/Grobogan menegaskan bahwa program Karya Bakti Mandiri merupakan bagian dari komitmen TNI AD dalam mendukung pembangunan daerah serta mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Selain sasaran fisik, kegiatan nonfisik seperti penyuluhan wawasan kebangsaan dan pembinaan masyarakat juga turut dilaksanakan.

Baca juga :  Jelang Waisak 2570 BE, Ratusan Umat Buddha Ambil Api Dharma di Mrapen untuk Dibawa ke Borobudur

Kapolres Grobogan dalam kesempatan tersebut menambahkan bahwa dukungan Polri dalam kegiatan KBM bertujuan menjaga situasi keamanan dan ketertiban selama program berlangsung, sehingga seluruh tahapan dapat berjalan lancar dan kondusif.

Acara penutupan ditandai dengan penyerahan hasil pekerjaan secara simbolis kepada pemerintah desa, dilanjutkan dengan peninjauan lokasi hasil pembangunan. Masyarakat menyambut positif selesainya program tersebut karena manfaatnya telah dirasakan secara langsung dalam menunjang aktivitas sehari-hari.

Dengan berakhirnya Karya Bakti Mandiri Tahap II Tahun 2026, diharapkan semangat kebersamaan dan gotong royong yang telah terbangun dapat terus dipertahankan sebagai fondasi pembangunan desa yang berkelanjutan.(Tim Gemadika)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami