GROBOGAN, GEMADIKA.com – Program ketahanan pangan yang digagas BUMDes Muda Bahagia, Desa Depok, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, resmi berjalan sejak satu bulan terakhir. Meski sempat menuai pro dan kontra dari sebagian warga, pembangunan kandang kambing di atas tanah desa kini telah disepakati dan mulai menunjukkan perkembangan, Rabu (25/02/2026).

Pada tahap awal, BUMDes menargetkan pengadaan sebanyak 50 ekor kambing. Namun hingga saat ini, realisasi baru mencapai 32 ekor kambing jenis pedaging yang didatangkan dari wilayah Boyolali.

Pengelola Ketahanan Pangan Desa (Ketapang) sekaligus perwakilan BUMDes, Ahmad, mengungkapkan bahwa program ini merupakan langkah strategis desa dalam memperkuat sektor peternakan sebagai bagian dari ketahanan pangan berbasis potensi lokal.

“Memang di awal ada pro dan kontra dari warga, terutama kekhawatiran soal bau kandang dan dampak lingkungan. Namun setelah dilakukan sosialisasi dan penjelasan teknis, masyarakat akhirnya memahami dan menyetujui pembangunan kandang kambing di tanah desa,” ujarnya.

Baca juga :  Pemdes Kenteng Gelar Monitoring Dana Desa 2026, Camat Toroh Tekankan Transparansi Pembangunan

Perawatan Intensif dan Manajemen Pakan

Pengelola BUMDes Muda Bahagia Desa Depok memeriksa kondisi kambing pedaging di dalam kandang yang telah beroperasi selama satu bulan terakhir. (Dok Media Gemadika)

Dalam pengelolaannya, BUMDes menerapkan sistem perawatan rutin dan terjadwal. Setiap minggu dilakukan penyuntikan imun dan pemeriksaan kesehatan untuk memastikan kondisi ternak tetap prima dan terhindar dari penyakit.

Untuk pakan, pengelola menyediakan beberapa jenis, mulai dari pakan konsentrat, pakan kering, hingga rumput gajah. Bahkan, guna menjamin ketersediaan pakan jangka panjang, BUMDes Muda Bahagia telah menanam rumput gajah secara mandiri di lahan seluas kurang lebih setengah hektare di sekitar kandang.

“Sejak awal tanam sampai sekarang, rumput gajah sudah tumbuh sekitar 60 sentimeter. Ini untuk memastikan kebutuhan pakan tetap tercukupi tanpa bergantung penuh dari luar,” tambah Ahmad.

Baca juga :  Belum Miliki IPAL Standar, Belasan Dapur SPPG Rembang Di-suspend

Pembangunan kandang kambing sebelumnya sempat mendapat protes dari sebagian warga yang khawatir terhadap dampak bau dan kebersihan lingkungan. Namun seiring waktu dan setelah adanya penataan kandang serta komitmen pengelola dalam menjaga sanitasi, penolakan tersebut mereda.

Suasana di dalam kandang kambing BUMDes Muda Bahagia Desa Depok, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan. (Dok Media Gemadika)

Kini, program ketahanan pangan Desa Depok justru dinilai menjadi peluang ekonomi baru yang berpotensi meningkatkan pendapatan desa sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat setempat.

Dengan manajemen yang terstruktur dan dukungan masyarakat, BUMDes Muda Bahagia optimistis target 50 ekor kambing dapat segera terealisasi dalam waktu dekat.

Program ini menjadi bukti bahwa ketahanan pangan desa tidak hanya sebatas wacana, tetapi dapat diwujudkan melalui pengelolaan yang transparan, profesional, dan berbasis potensi lokal. (Joko Purnomo)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami