DEMAK, GEMADIKA.com – Tanggul Sungai Tuntang di Desa Trimulyo, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, kembali jebol pada Jumat (3/4/2026) siang. Peristiwa ini merupakan kejadian kedua setelah sebelumnya tanggul yang sama juga jebol di Kecamatan Kebonagung pada Februari 2026.
Relawan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Demak, Zanari, mengatakan titik tanggul yang jebol berada di Dukuh Solondoko, Desa Trimulyo. Berdasarkan pantauan di lapangan, panjang tanggul yang jebol diperkirakan mencapai sekitar 50 meter.
Akibat kejadian tersebut, banjir dengan cepat meluas dan mulai merusak sejumlah bangunan rumah warga. Air juga menggenangi permukiman serta ruas jalan dengan ketinggian mencapai sekitar 60 sentimeter.
KBO Satuan Samapta Polres Demak, Rudiharso, mengungkapkan bahwa warga terdampak telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Saat ini, setidaknya 30 orang mengungsi di Balai Desa Trimulyo.
“Di kantor Kelurahan Trimulyo ada sekitar 30 pengungsi,” ujarnya.
Meski demikian, sebagian warga masih memilih kembali ke rumah masing-masing untuk mengamankan barang-barang berharga dari ancaman banjir.
“Beberapa warga masih kembali ke rumah untuk mengamankan barang-barang berharga,” tambahnya.
Lebarnya tanggul yang jebol menyebabkan air sungai dengan deras masuk ke kawasan permukiman. Kondisi ini memperparah dampak banjir dan menyebabkan sejumlah rumah mengalami kerusakan.
“Karena tanggul yang jebol sangat lebar, air langsung masuk ke permukiman. Beberapa rumah juga rusak akibat derasnya arus,” jelas Rudiharso.
Hingga saat ini, pihak kepolisian belum merinci jumlah pasti rumah warga yang mengalami kerusakan akibat peristiwa tersebut. di lansir dari kompas.






