BIRMINGHAM, GEMADIKA.com — Nasib gelandang muda Harvey Elliott musim ini terbilang suram. Setelah dipinjamkan oleh Liverpool ke Aston Villa, Elliott justru kesulitan mendapatkan menit bermain.
Awalnya, masa peminjaman Elliott di Aston Villa berjalan cukup baik. Ia sempat tampil reguler sepanjang September meski lebih sering masuk sebagai pemain pengganti. Bahkan, Elliott mencetak gol saat Villa tersingkir dari EFL Cup oleh Brentford.

Namun setelah itu, namanya seolah menghilang dari skuad utama. Hingga mendekati akhir musim, Elliott hanya mencatatkan sembilan penampilan di semua kompetisi, termasuk empat laga sejak awal tahun 2026. Ia bahkan hanya sekali menjadi starter tahun ini, yakni saat menghadapi Salzburg di fase liga Liga Champions.

Baca juga :  Bukan Soal Gym Mahal! Ini 5 Olahraga Simpel yang Bisa Dilakukan di Rumah Setiap Hari

Minimnya kesempatan bermain ini ternyata bukan tanpa alasan. Aston Villa disebut memiliki kewajiban untuk mempermanenkan Elliott jika sang pemain mencapai jumlah tertentu penampilan di Premier League.

Dengan nilai tebusan mencapai 35 juta poundsterling, manajemen Villa dikabarkan memilih berhati-hati demi menjaga keseimbangan finansial klub. Dampaknya, Elliott lebih sering disimpan di bangku cadangan.

Manajer Villa, Unai Emery, bahkan mengakui situasi tersebut tidak ideal bagi sang pemain.

“Ini memalukan untuk semua yang terlibat. Saya setiap hari rasanya meminta maaf kepada Harvey Elliott,” ujar Emery.

Baca juga :  Manchester City Makin Panas! Bungkam Crystal Palace 3-0, Selisih Poin dengan Arsenal Kian Tipis

Ia menambahkan bahwa keputusan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab klub dalam menjaga kondisi finansial, meski berdampak pada perkembangan pemain.

Situasi ini membuat Elliott hampir pasti kembali ke Liverpool pada pramusim mendatang. Namun, masa depannya di Anfield masih belum jelas—apakah akan dipertahankan atau dilepas secara permanen.

Kondisi ini menjadi pengingat bahwa keputusan transfer dalam sepak bola modern tidak hanya soal teknis di lapangan, tetapi juga dipengaruhi pertimbangan bisnis yang bisa berdampak besar pada karier pemain muda.

Dilansir dari:sepakbola

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami