ANDHRA PRADESH, GEMADIKA.com – Seorang pendeta Hindu berusia 49 tahun di Negara Bagian Andhra Pradesh, India, dilaporkan meninggal dunia setelah terjatuh dari sebuah tebing usai memimpin ritual keagamaan bersama para pengikutnya.
Sebelum insiden terjadi, pendeta tersebut disebut mengklaim telah menerima kekuatan ilahi yang diyakininya dapat membuat dirinya terbang. Klaim tersebut disampaikan di hadapan para pengikut yang mengikuti rangkaian ritual di kawasan pegunungan.
Menurut informasi yang beredar, kegiatan diawali dengan prosesi ritual dan doa yang dipimpin langsung oleh sang pendeta. Ia mengaku memperoleh anugerah dari sosok yang disebutnya sebagai “Jamba Malaya” dan meyakini dirinya memiliki kemampuan untuk melayang di udara.
Setelah rangkaian ritual selesai, pendeta itu berjalan menuju bibir tebing di hadapan para pengikutnya. Ia kemudian diduga berusaha membuktikan klaim tersebut dengan melangkah dari tepi tebing.
Namun, upaya tersebut berakhir tragis. Pendeta itu terjatuh dari ketinggian dan mengalami luka berat. Para pengikut yang berada di lokasi segera berusaha memberikan pertolongan, namun nyawanya tidak berhasil diselamatkan.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian masyarakat setempat dan memicu berbagai tanggapan mengenai bahaya tindakan berisiko yang didasarkan pada keyakinan atau klaim yang belum dapat dibuktikan.
Insiden ini juga menjadi pengingat pentingnya mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas. Keyakinan atau kepercayaan spiritual merupakan hak setiap individu, namun tindakan yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain tetap perlu dihindari.


