JAKARTA, GEMADIKA.com – Kehilangan gigi sering kali dianggap hanya memengaruhi penampilan. Padahal, kondisi tersebut dapat berdampak lebih luas, mulai dari menurunnya kemampuan mengunyah, perubahan susunan gigi, hingga gangguan keseimbangan gigitan.

Dalam jangka panjang, gigi yang hilang dan tidak segera ditangani juga berpotensi memengaruhi kesehatan gigi di sekitarnya serta mengurangi kenyamanan saat berbicara maupun beraktivitas sehari-hari.

Salah satu solusi yang kini banyak digunakan adalah implan gigi, yaitu prosedur pemasangan akar gigi buatan yang ditanam pada tulang rahang untuk menopang mahkota gigi pengganti.

Menurut Head of Clinic SMART Dental Muara Karang, drg. James Lai, pemasangan implan gigi bukan sekadar mengganti gigi yang hilang, tetapi memerlukan perencanaan klinis yang matang agar hasilnya optimal.

“Implan gigi bukan hanya tentang mengganti gigi yang hilang, tetapi juga mengembalikan fungsi kunyah, kenyamanan, dan rasa percaya diri pasien. Karena itu, setiap pasien perlu melalui pemeriksaan terlebih dahulu untuk menilai kondisi tulang rahang, gusi, serta kebutuhan perawatan secara keseluruhan,” ujar drg. James.

Baca juga :  Mengapa Banyak Orang Selalu Membawa Camilan? Ternyata Bukan Sekadar Karena Lapar

Ia menjelaskan bahwa implan dirancang menyerupai akar gigi alami sehingga mampu memberikan penyangga yang stabil bagi gigi pengganti.

Dengan dukungan tersebut, pasien dapat kembali mengunyah makanan dengan lebih nyaman, berbicara lebih percaya diri, sekaligus membantu menjaga keseimbangan susunan gigi dan fungsi rongga mulut secara keseluruhan.

Meski demikian, drg. James menegaskan bahwa tidak semua pasien dapat langsung menjalani pemasangan implan. Pemeriksaan kondisi tulang rahang, kesehatan gusi, serta evaluasi kesehatan mulut secara menyeluruh menjadi tahapan penting sebelum tindakan dilakukan.

“Implan gigi dapat membantu pasien kembali mengunyah dengan lebih nyaman, berbicara dengan lebih percaya diri, serta menjaga keseimbangan susunan gigi dan fungsi mulut secara keseluruhan,” jelasnya.

Pemeriksaan Awal Sangat Penting

Untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai perawatan gigi, SMART Dental menghadirkan program SMART Dental Implant Week “Kembali Tersenyum” yang berlangsung pada 24–31 Juli 2026.

Baca juga :  Kamitetep Bisa Sebabkan Gatal pada Kulit, Kenali Gejala dan Cara Penanganannya

Program edukatif tersebut memberikan kesempatan kepada pasien baru untuk memperoleh pemeriksaan gigi menyeluruh (comprehensive dental check-up) secara gratis, termasuk konsultasi awal dan pemeriksaan panoramic X-ray selama periode kegiatan berlangsung.

Menurut drg. James, pemeriksaan awal menjadi langkah penting agar dokter dapat menentukan apakah implan merupakan pilihan yang tepat atau pasien memerlukan perawatan pendukung terlebih dahulu.

“Pasien dapat berkonsultasi langsung dengan dokter gigi untuk memahami kondisi gigi dan mulutnya secara lebih menyeluruh. Pemeriksaan ini menjadi langkah penting sebelum menentukan pilihan perawatan, termasuk apakah implan gigi merupakan solusi yang sesuai atau diperlukan perawatan pendukung lainnya terlebih dahulu,” tuturnya.

Dokter juga mengingatkan masyarakat agar tidak menunda penggantian gigi yang hilang. Penanganan yang tepat sejak dini dinilai dapat membantu menjaga kesehatan rongga mulut sekaligus meningkatkan kualitas hidup.

Dilansir dari Kompascom.

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami